Artikel Terbaru

St Zakharia: Paus Penengah dan Pemersatu

St Zakharia: Paus Penengah dan Pemersatu
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Paus ke-91 ini masa kepausannya berlangsung 11 tahun (741-752). Selama itu, ia berusaha menjadi penengah dan pemersatu para penguasa yang senang berkonflik.

Gereja Roma berkabung. Bapa Suci Gregorius III wafat, 28 November 741. Jasad Paus berdarah Siria ini dimakamkan sehari setelahnya. Seorang Diakon Roma yang sudah berkecimpung dalam urusan Gereja sejak masa mudanya terpilih menggantikan tampuk kepemimpinan tertinggi Gereja pada 3 Desember 741. Namanya sempat muncul sebagai salah satu Bapa Konsili Roma tahun 732. Ia ditahbiskan sebagai Uskup Roma dan menduduki Takhta St Petrus pada 5 Desember 741.

Sesuai tradisi kala itu, Paus baru segera memberitahukan pengangkatannya kepada para penguasa sipil dan gerejani, terutama yang berada di Timur. Dalam pemberitahuannya kepada Gereja Timur, ia tidak menujukan suratnya untuk Patriakh Anastasius (730-754) yang sangat ikonoklastik, melainkan kepada seluruh Gereja Konstantinopel.

Paus baru juga mengirim surat kepada Kaisar Binzantium. Saat itu, Kekaisaran Binzantium sedang kacau. Pasca wafatnya Kaisar Leo III (717-741) pada 18 Juni 741, putra tunggal sang kaisar, Konstantinus V Copronymus (741-775) naik takhta. Akan tetapi, saudara iparnya, Artabasdus (741-743) mendeklarasikan kudeta untuk merebut takhta. Sekitar dua tahun terjadi perang saudara. Akhirnya, Konstantinus V berhasil memberangus pemberontakan yang diinisiasi kerabatnya itu.

Menyikapi kemelut ini, Bapa Suci tetap berkirim surat kepada Artabasdus maupun Konstantinus V. Dalam suratnya kepada Gereja Konstantinopel maupun Kaisar Binzantium, Paus mengungkapkan niatnya untuk melestarikan tradisi penghormatan terhadap benda-benda suci, seperti gambar, lukisan, patung. Ia tetap menegakkan doktrin dan tradisi terkait praktik devosi yang selama berabad-abad dihidupi Gereja. Ia berusaha merangkul semua pihak dengan tetap memegang teguh iman Gereja yang mewujud dalam tradisi.

Itulah secuil kisah Paus Zakharia. Paus ini dilukiskan sebagai pribadi yang lembut dan memiliki karakter penengah dan pemersatu. Ia juga dikenal sebagai Paus yang murah hati untuk berbagi dengan umatnya, terutama kaum miskin.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*