Artikel Terbaru

Selamat Tinggal Narkoba…

Para residen, mantan pengguna, dan Suster KSSY di Rumah Kita Medan.
[NN/Dok. Rumah Kita]
Selamat Tinggal Narkoba…
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comMasalah narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya (narkoba) bukan hanya menjadi masalah negara. Gereja Katolik pun menaruh keprihatinan khusus terhadap masalah ini.

Membela dan mencintai kehidupan dengan memerangi narkoba menjadi ajakan para Uskup Gereja Katolik Indonesia kepada seluruh umat dalam sidang para Uskup, 4-14 November 2013. Komitmen Gereja Katolik ini ditegaskan dengan dikeluarkannya Surat Gembala tentang narkoba oleh Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Surat Gembala tertanggal 15 November 2013 ini berjudul “Jadilah Pembela Kehidupan! Lawanlah Penyalahgunaan Narkoba”.

Surat gembala tentang narkoba ini merupakan hasil dari hari studi para Uskup dalam sidang tahunan KWI mengenai narkoba dengan tema “Komitmen dan Peran Nyata Gereja Katolik Indonesia dalam Menyikapi Masalah Narkoba”. “Penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan dan masalah sosial yang merusak sendi-sendi kehidupan baik bagi pengguna, keluarga maupun masyarakat. Terhadap kejahatan dan masalah sosial ini Gereja tidak boleh diam. Diteguhkan oleh sabda Tuhan, “Aku datang, agar mereka semua mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan” (Yoh 10:10b), kami mengajak seluruh umat melawan kejahatan sosial tersebut,” demikian cuplikan isi surat gembala KWI tentang narkoba.

Melalui surat gembala itu, KWI mengajak semua pihak, bergerak bersama menjadi pembela dan pencinta kehidupan dengan melawan penyalahgunaan narkoba. “Gerakan anti narkoba harus kita mulai dari dalam Gereja sendiri dengan melibatkan pribadi-pribadi, keluarga, sekolah, kelompok, tim kerja serta komisi-komisi pada tingkat paroki, keuskupan maupun nasional menurut tugas dan tanggung-jawabnya masing-masing. Kerjasama terpadu dengan pihak-pihak mana pun, baik pemerintah (misalnya dengan Badan Narkotika Nasional) maupun swasta, harus kita lakukan untuk memperkuat gerakan anti narkoba.”

Saling Memberdayakan
Di beberapa daerah, Gereja melalui pribadi, lembaga, komisi, kelompok pun tergerak untuk mendirikan tempat rehabilitasi. Gereja juga memberikan pendampingan dan pemberdayaan kepada pengguna dan mantan pengguna narkoba. Salah satunya pelayanan Yayasan Kasih Mulia (YKM) melalui Kedhaton Parahita di Sentul, Jawa Barat.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*