Artikel Terbaru

Panti Asuhan Komunitas Anak Maria Immaculata (KAMI): Tumpangan yang Lapar dan Haus

Anak-anak Panti Asuhan KAMI menari India.
[HIDUP/A.Aditya Mahendra]
Panti Asuhan Komunitas Anak Maria Immaculata (KAMI): Tumpangan yang Lapar dan Haus
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comPanti Asuhan KAMI berkonsentrasi mendampingi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak yang kehadirannya tidak diterima keluarga. Membuat patung dan menari India jadi keterampilan yang dipelajari para penghuni panti.

Beberapa penari mengenakan baju dan celana pink, dipadu selendang warna kuning keemasan berdiri berjejer di depan ruangan seluas tujuh kali lima meter. Tak lama berselang, alunan musik dan lagu India menggema. Selendang dilepas, mereka serentak menggerakkan kaki, mata, leher, pinggang, dan tangan, mengikuti irama musik khas negeri aktor ternama Sharukh Khan. Di belakang para penari itu, sejumlah anak lain ikut bergoyang.

Para penari tersebut adalah anak-anak Panti Asuhan Komunitas Anak Maria Immaculata (KAMI) Bekasi, Jawa Barat. Pemilik panti, Yuliana E.T Rahail mengatakan, anak-anak ini bisa menari dengan gaya India karena sudah melewati latihan rutin. “Ini karya yang bisa kami berikan kepada anak-anak. Mereka berlatih menari di samping menjalankan tugas utama mereka, yaitu sekolah,” ujar Yulia.

Panti Asuhan KAMI adalah perhimpunan yang mengayomi anak-anak kurang beruntung. Keragaman suku, agama, dan ras adalah hal lumrah bagi anak-anak. Dalam proses pendampingan, Yulia memberi kebebasan kepada anak-anak untuk memilih agama yang hendak mereka anut sesuai hati nurani. “Ketika sudah besar, mereka bebas memilih agama,” kata Yulia.

Kasih Tuhan
Charolina Maryani, seorang anak panti yang saat ini dipercaya untuk mengurusi teman-temannya di panti menceritakan, Panti Asuhan KAMI merupakan wujud iman dari Yulia. Jauh sebelum panti ini ada, Yulia adalah orang yang hidupnya jauh dari Tuhan. Hingga suatu ketika Yulia mengalami kecelakaan hebat di jalan tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) pada 1994.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*