Artikel Terbaru

Komunitas Florentina: Cahaya Kesehatan dari Kota Dawet

Rekoleksi Dieng: Kegiatan Komunitas Florentina di acara wisata alam, rekoleksi dan perayaan Natal & Tahun Baru awal 2015.
[Dok.Vst.Asmodiwongso]
Komunitas Florentina: Cahaya Kesehatan dari Kota Dawet
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Menimba inspirasi dari “Bidadari Lampu”, komunitas ini ingin menularkan dan mengobarkan semangat pelayanan. Dengan ikhlas membantu Gereja dan sesama.

Suatu hari, Romo Martinus Ngarlan mendatangi Rumah Sakit (RS) Emanuel Purwareja Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah. Di sana Pastor Paroki St Antonius Banjarnegara itu bertemu para karyawan rumah sakit yang beragama Katolik. Ia mengemukakan isi hatinya membentuk komunitas tenaga medik Katolik.

Gayung bersambut, karyawan rumah sakit antusias menanggapi ajakan Romo Ngarlan begitu juga Direktur RS Emanuel, dr. Bambang Santosa. Beberapa karyawan kemudian terlibat dalam proses pembentukan komunitas itu antara lain Yashinta Maria Sri Eni, Surajini, Bingar Esti, V. Suhartono, Bernadeta Eka Noviati dan Fransisca Iriani.

Pada 2002, komunitas pun didirikan dan diberi nama “Florentina”. Nama itu merujuk pada Florence Nightingale, seorang perawat legendaris asal Italia. Florence dijuluki “Bidadari Lampu”. Florence berjalan mengarungi malam merawat para serdadu yang terluka dalam perang Crimea berbekal sebuah lampu minyak. Tak peduli siang maupun malam, Florence bersama timnya merawat prajurit yang terluka. Kisah Florence ini memberi semangat bagi komunitas Florentina yang anggotanya sebagian besar adalah perawat. Anggota Florentina diharapkan menjadi “Cahaya Kesehatan” bagi mereka yang sakit.

Menjadi Oase
Florentina merupakan paguyuban berbasis fungsional, anggotanya tak melulu umat Paroki Banjarnegara. Umat dari luar wilayah paroki di sekitar kota Purbalingga, Banyumas dan Purwokerto bergabung dalam Florentina.

Awal berdiri, Florentina bermarkas di Banjarnegara, kota yang terkenal dengan Dawet Ayu-nya. Pada awalnya Florentina beranggotakan 32 orang. Seiring dengan bertambahnya jumlah karyawan Katolik di RS Emanuel, anggota Florentina bertambah, kini anggotanya ada 42 orang. “Tidak setiap karyawan Katolik di RS Emanuel otomatis menjadi anggota Florentina. Kami lebih menekankan pada kesadaran dan kebutuhan untuk bersekutu dalam iman. Karena itu kami lebih mengutamakan pendekatan secara kekeluargaan dan pelan-pelan membangun pengertian,” kata V. Suhartono, Ketua Florentina saat ini.

Suhartono menegaskan, Komunitas Florentina sendiri tidak ingin menjadi kelompok khusus dan berjarak dengan karyawan yang beragama lain. Komunitas ini menempatkan diri menjadi oase, tempat menimba peneguhan dan keteduhan iman bagi anggota, juga oase persaudaraan bagi yang tidak menjadi anggota.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*