Artikel Terbaru

Melayani

Melayani
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Satu dari tujuh dorongan naluri adalah dorongan untuk berbakti. Semua orang ingin membahagiakan orang lain, membantu orang lain, menyanyangi bahkan mencintai orang lain. Dorongan naluri ini dalam bahasa kita, orang Katolik bolehlah disebut “melayani”.

Melayani sungguh bermanfaat ketika kita hidup bersama orang lain. Bisa di dalam komunitas keluarga, RT, RW, kelurahan, kecamatan, kabupaten, provinsi dan negara, bahkan dunia. Niat yang tumbuh alami, mengalir dalam aliran darah setiap orang sejak lahir. Melayani membuahkan kehidupan bersama yang harmonis.

Maka sangat beruntung jika kita mempunyai kesempatan untuk melayani. Mereka yang tidak melayani akan merasa jengah, tidak tentram, bahkan bisa muncul rasa bersalah (quilty feeling).Sebaliknya mereka yang melayani akan memetik kebahagiaan dan kepuasan batin. Mengapa? Karena dorongan nalurinya tersalurkan, seperti kita merasa lapar lalu makan.

Banyak orang mempunyai kesempatan luas untuk melayani. Posisi sebagai pengurus lingkungan, wilayah, dewan paroki, komisi, organisasi, komunitas, dan lembaga Gereja. Juga sebagai aparatur pemerintah, pegawai negeri, organisasi profesi dan lain-lain, Maka melayani dengan tidak sepenuh hati, apalagi berpamrih, sebenarnya menculasi dorongan naluri kita sendiri. Lalu kebahagiaan atau kepuasan batin macam apa yang kita petik jika kesempatan melayani justru ditelikung menjadi kesempatan mencundangi. Ogah-ogahan, menunda–nunda urusan, banyak alasan, muter-muter, mempersulit, menghambat dan sebagainya, lalu berujung minta duit atau pamrih lainnya.

Hari-hari ini kita menyaksikan Paus Fransiskus, berkunjung ke Uganda, Afrika Tengah dan Kenya. Kepada anak-anak dan orang-orang tua Bapa Suci mengulas senyum. Kedua alis mata senantiasa tertarik ke atas. Bapa Suci, teladan perilaku melayani dengan setulus hati.

Redaksi

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 50 Tanggal 13 Desember 2015

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*