Artikel Terbaru

Berhenti Tak Berarti Mati

Pengusir Sepi: Mgr Blasius di antara burung milik keponakannya.
[HIDUP/H. Bambang S]
Berhenti Tak Berarti Mati
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Di masa Purnakarya para Uskup Emeritus mengisi hari dengan aneka kegiatan, pelayanan sakramen, dan pastoral lainnya. “Berhenti tidak berarti mati,” tegas Mgr Hadi OCarm.

Setiap pagi, sekitar pukul 07.30, ketika mentari masih merah di Labuan Bajo, Flores, Mgr Cosmas Michael Angkur OFM pergi ke kebun. Sejak purnakarya dua tahun lalu, Uskup Emeritus Bogor ini menetap di Biara St Fransiskus, Keuskupan Ruteng. Ia mengenakan sepatu boot hitam, memikul pacul, dan menyilang parang di pinggangnya.

Di lahan tidur sekitar satu hektar, Mgr Angkur menanam berbagai tanaman, seperti jagung, pisang, ubi, dan pepaya. Ia memelihara ayam, meski tak seintens berkebun. “Ayam dan tetumbuhan ada yang dijual untuk memenuhi kebutuhan biara. Atau diberikan ke umat, imam, atau suster yang berulang tahun,” kisahnya.

Mgr Angkur mengedukasi masyarakat soal cara bercocok tanam yang efektif dan meng optimalkan hasil panen. Ia kerap membantu memimpin Misa di gereja paroki atau stasi, retret dan meditasi untuk para imam maupun suster. Ia senang dan tenang tinggal di kampung halaman, serta dekat dengan keluarganya.

Sebagai biarawan, Mgr Angkur tetap mengikuti ritme hidup biara. Ia hadir dalam doa dan rekreasi bersama komunitas, meski hanya tiga orang seusianya yang tinggal di biara itu. Pada waktu senggang, ia membaca buku atau koran untuk memperbarui informasi dan merawat ingatan.

Uskup Panggilan
Uskup Emeritus Ketapang, Mgr Blasius Pujaraharja juga tetap sibuk meski sudah purnabakti sejak tiga tahun lalu. Ia masih memberi retret dan rekoleksi untuk para imam serta biarawan-biarawati. “Saya lebih sering memberikan retret dan rekoleksi di luar Jawa, seperti Palembang, Manado, dan Sumba,” paparnya.

Saking padatnya kegiatan, ia dijuluki “Uskup Panggilan”. Minimal seminggu sekali, Mgr Blasius memberi retret atau rekoleksi. Di buku jadwal kegiatan hariannya selama setengah tahun, acaranya padat. Sepanjang satu setengah bulan lalu, ia ber ada di luar kota, Sintang, Jakarta, dan Ambon.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*