Artikel Terbaru

Martir Zaman Modern

Mgr. Agustinus Agus.
[NN/Dok.HIDUP]

HIDUPKATOLIK.com – Mgr Pujasumarta dikenal sebagai sosok yang sederhana. Ia berkarya sampai habis-habisan seperti burung pelikan yang rela mati untuk anaknya.

Seperti arus sungai di musim penghujan, ungkapan duka dan selamat jalan tak berhenti mengalir untuk Uskup Agung Semarang Mgr Johannes Pujasumarta. Sosok pribadi Mgr Puja meresap lekat dalam sukma umatnya. Semua komentar dan ucapan yang muncul menyiratkan sebuah kekaguman dan kebanggaan pada sosok uskup yang dikenal kesederhanaannya ini.

Banyak yang merasa kehilangan sosok uskup yang dikenal sebagai aktivis sosial, penggiat media sosial, pencinta lingkungan dan pengobar semangat persaudaraan. Berikut kesan-kesan dari mereka yang pernah dekat atau mengenalnya.

Mgr. Agustinus Agus
Uskup Agung Pontianak, teman kuliah di Seminari Tinggi Kentungan, Yogyakarta.

“Mgr Pujasumarta adalah sosok yang sederhana, religius, dan tidak mudah mengeluh. Kalau dia mengeluh pasti arahnya pada hal yang positif. Mgr Puja adalah pribadi yang bekerja. Misal beliau sedang mengerjakan sesuatu pasti beliau mengerjakan pekerjaannya sebisa mungkin sampai rampung.”

“Selama enam tahun bersama di seminari tinggi, saya lebih mengenal sosok Mgr. Pujo sebagai orang yang sangat menonjol dalam kesederhanaannya. Hal ini terlihat dari dulu sampai sekarang. Misalnya kita bisa lihat cara beliau perpakaian masih sama, tidak terlalu menganggap penting sebuah trend fashion, di samping pakaian uskup beliau tentunya,” kata Mgr Agus.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*