Artikel Terbaru

Kristin Mazanowski dan Matt Loboda: Tak Ada yang Mustahil Bagi-Nya

Kristin Mazanowski - Matt Loboda dan putra-putrinya.
[kristinloboda.blogspot.com]
Kristin Mazanowski dan Matt Loboda: Tak Ada yang Mustahil Bagi-Nya
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comBocah berusia 19 bulan jatuh di kolam renang. Tubuhnya kaku dan lebam ketika ditemukan. Kisahnya pun viral di dunia maya. Banyak orang berempati dan termotivasi.

Akhir Desember tahun lalu seharusnya menjadi liburan Natal dan Tahun Baru menarik bagi keluarga Matt Loboda. Sayang, harapan itu jauh panggang dari api. Alih-alih mengembirakan, Matt dan Kristin Mazanowski mengalami insiden getir. Putri bungsu mereka, Joy Mary, ditemukan mengapung di tengah kolam.

Matt menyaksikan langsung tragedi itu. Bahkan ia sendirilah yang mengangkat tubuh putrinya dari dalam kolam. Badan anak berusia 19 bulan itu telah kaku. Bibirnya lebam. Matanya yang berwarna biru dan menawan terbuka lebar. Namun pupil Joy perlahan-lahan mengecil. Situasi kian genting, jatung Joy tak berdetak.

Matt segera mengkompres dada dan memberikan napas buatan untuk anaknya. Sambil melakukan resusitasi jantung dan paru-paru putrinya, Matt merapalkan doa. Ia memohon agar Allah menghembuskan napas kehidupan bagi Joy melalui dirinya. “Saya tahu, Joy adalah anak perempuan-Mu. Tapi dia juga putriku. Sekarang bukan waktu yang tepat (bila Engkau mengambilnya dariku-Red),” pinta Matt seperti dilansir National Catholic Register (12/1).

Joy Menghilang
Tak ada firasat buruk apapun yang dirasakan Kristin dan Matt sejak tiba di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat, sejak Rabu, 28 Desember hingga Kamis, 29 Desember pukul 13.30 waktu setempat. Kepanikan baru terasa begitu Kristin dan Matt hendak mengajak kelima anaknya untuk makan siang di sebuah restoran. Joy menghilang. Ia tak ada di tengah saudara-saudarinya.

Matt merasa ada sesuatu yang tak beres. Ia buru-buru ke kolam ikan. Namun, tak ada siapapun di kolam itu. Matt ragu. Demi memastikan, ia mengelilingi kolam itu empat kali, mencermati tiap sisi dan menghalau tetumbuhan yang menutupi dasar kolam. Ia akhirnya merasa lega. Sesuatu yang ia khawatirkan tak terjadi.

Selang beberapa detik, seperti ada dorongan dari dalam hatinya agar ia menuju kolam renang. Jarak antara kolam ikan dengan kolam renang tak terlalu jauh. Kali ini Matt tak risau seperti sebelumnya. Ia yakin, malaikat kecilnya tak mungkin ke sana sendirian. Pun jika ia berani, para penjaga kolam renang takkan mengizinkan anak kecil masuk tanpa pengawasan orangtua. Alasan keamanan itulah yang membuat Matt tak mencari putrinya di kolam renang terlebih dahulu.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*