Artikel Terbaru

Romo Avent Saur SVD: Melayani Umat dalam Pasungan

Romo Avent Saur SVD menjenguk Anselmus Wara di RSUD Ende.
[NN/Dok.Pribadi]
Romo Avent Saur SVD: Melayani Umat dalam Pasungan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comKetua Lingkungan meminta Romo Avent memberikan Sakramen Tobat untuk seorang umat. Ia terkejut, umat yang dilayani terpasung dalam kondisi mengenaskan. Dialah pastor orang gila.

Satu hari di bulan Februari tahun lalu, Romo Avent Saur SVD merayakan Misa di Lingkungan Ku rumboro, Paroki St Martinus Roworeke, Keuskupan Agung Ende. Pelayanan ini biasa ia lakukan saban Minggu meskipun Romo Avent sebenarnya bukanlah gembala di paroki yang berada di pinggiran kota Ende, Flores, NTT itu.

Usai Ekaristi, Hendrik seorang Ketua Lingkungan mendatangi Romo Avent. “Bisakah Tuang (Pastor) mendengarkan pengakuan seorang umat yang sedang sakit?” tanyanya singkat. Sang imam menyanggupi permintaan itu. Bahkan, ia juga berniat memberikan Komuni kepada orang itu. “Umat saya gangguan jiwa. Dia memaksa bapaknya untuk men cari pastor,” dengan berbisik Hendrik menje laskan kondisi umatnya. Kondisi ini membuat Romo Avent terkejut.

Umat terpasung
Sama sekali tak terbetik sedikit pun kecemasan dalam diri Romo Avent. Ia tetap memegang teguh niat semula. Lalu, ia bersama Hendrik mengayun langkah menuju rumah umat itu. Jarak antara kapel tempat Ekaristi dirayakan dengan lokasi tujuan hanya puluhan meter.

Tempat yang mereka kunjungi adalah rumah milik keluarga Rafael Wanda. Umat yang sakit adalah Anselmus Wora, putra Rafael. Tiba di depan rumah berukuran 6 x 7 meter itu, Rafael menyambut kedatangan Romo Avent dan Hendrik dengan mimik gembira. Ia bersyukur keinginan buah hatinya terkabul.

“Anselmus, Tuang datang,” teriak Rafael saking gembira mengabarkan kepada putranya. Begitu Romo Avent berdiri di depan kamar berukuran 3 x 3,5 meter, lehernya seolah tercekat. Aroma anyir menyodok penciumannya. Tak dinyana sumber bau itu adalah borok di kedua kaki Anselmus yang terpasung. Luka itu membusuk bahkan belatung telah bersarang di sana.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*