Artikel Terbaru

Pilar 22: Penjaga Rumah Tuhan

Berdoa Rosario: Kelompok P22 sedang berdoa Rosario di depan gua di samping Kapel Stasi St Vincentius Gunung Putri.
[HIDUP/Yusti H Wuarmanuk]
Pilar 22: Penjaga Rumah Tuhan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Setiap malam mereka berkumpul untuk sekadar minum kopi dan berdoa bersama. Satu harapan yang mereka emban adalah berdirinya kapel, Stasi St Vincentius Gunung Putri.

Terletak di bentala luas Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, sebuah bangunan berdiri lempang. Bangunan itu baru ditemboki sekelilingnya tetapi belum beratap. Deretan pohon pinus berjejer membingkai lokasi.

Masyarakat sekitar hampir tak pernah mengunjungi tempat itu. Kata mereka, bangunan itu milik orang-orang kafir dan bermasalah karena tak mempunyai Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Di dalam bangunan tersimpan besi, seng, kayu, semen, dan material bangunan lainnya.

Di sela-sela tumpukan bahan bangunan itu, setiap malam, sekelompok orang bersimpuh dalam doa. Mereka berdoa seraya berjaga agar bahan material untuk pembangunan Kapel St Vincentius, Gunung Putri, Bogor tidak dicuri orang.

Ragam Tantangan
Sekitar tahun 2005, Paroki Cibinong membangun kapel Stasi Gunung Putri. Pembangunan itu merupakan kelanjutan rencana sejak tahun 1998. Tetapi masyarakat sekitar Gunung Putri menolaknya dengan unjuk rasa dan pencekalan. Bangunan itu pun terbengkalai.

Umat Stasi Gunung Putri yang mayoritas berasal dari Flores, Timor, Ambon, Batak dan Jawa enggan mengalah. Meski berasal dari daerah berbeda mereka bersatu. Mereka membentuk Pasukan 22(P22). Mereka berharap memiliki kapel.

Setiap Pukul 22.00 malam, anggota P22 berkumpul, seperti dituntun Roh Kudus. Pukul 22.00 dipilih karena dianggap sebagai waktu yang tepat, dimana anak-anak dan istri mereka telah beristirahat. “Prinsip kami, lebih baik satu hari hari di rumah Tuhan dari pada seribu hari ditempat lain,” ujar Anton Dwi Kristiawan, salah seorang anggota P22.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*