Artikel Terbaru

ART, Perlu Nggak Ya

ART, Perlu Nggak Ya
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comPengasuh yang baik, kami baru memiliki seorang anak. Saya dan suami sempat berdebat beberapa kali soal perlu atau tidak memakai jasa Asisten Rumah Tangga (ART). Saya menyarankan, kami perlu mendatangkan ART, demi menghemat tenaga antara mengurus anak dengan rumah. Sementara suami menolak. Alasannya, melatih kemandirian kami. Selain itu dari pengalamannya, orangtua suami sejak dulu hingga kini tak memakai ART. Mohon masukan, Pengasuh. Terima kasih.

Yustina Hendriani, Bogor

Terima kasih Bu Yustina. Memang tak mudah memberi pengertian kepada suami, yang selama hidup bersama keluarganya belum pernah menggunakan ART. Terlebih bila orangtua suami menggunakan pola asuh itu untuk mendidik kemandirian anak. Tampaknya didikan orangtua suami berhasil.

Kesuksesan itu memengaruhi pemikiran suami, sehingga ia menolak usulan Anda menggunakan ART. Kita harus bisa memahami jalan pikirannya, agar tak terjadi konflik terus-menerus. Itu bisa menghabiskan energi dan keharmonisan rumah tangga kacau. Seandainya masa lalu orangtua Anda menggunakan ART, lihat keuntungan dan kerugian bagi perkembangan anak-anak. Pengalaman itu bisa menjadi alasan kepada suami soal peran ART. Bila orangtua Anda masih hidup, bisa diajak diskusi perlu-tidak ART di rumah.

Anda tentu sudah mempertimbangkan memerlukan ART. Berapa usia putra-putri Anda? Berapa luas atau besar rumah Anda? Ini tentu memengaruhi keputusan Anda dan suami. Jika anak-anak Anda masih balita, sementara Anda wanita karier dan punya rumah luas serta besar, Anda amat butuh ART, demi mengurangi kelelahan karena tugas rangkap, sebagai ibu rumah tangga dan wanita karier. Faktor ekonomi juga menjadi pertimbangan. Apakah dengan penghasilan yang keluarga Anda miliki, bisa membayar jasa ART?

Seandainya Anda tak bekerja, sementara suami meminta Anda mengurus anak dan rumah, tanpa ART, berpikirlah positif. Ada beberapa keuntungan berkat peran Anda. Pertama, Anda akan lebih memahami dan mengawasi perkembangan anak, baik dari segi fisik dan psikologis. Tumbuh kembang anak sangat membutuhkan kehadiran ibu kandung. Bila diurus ART, bisa Anda bayangkan bagaimana tumbuh kembang anak kelak?

Kedua, bisa menjadi ajang pendidikan anak. Artinya anak akan memahami bagaimana peran seorang ibu dalam mengurus rumah tangga dan belajar bertanggung jawab mengurus rumah, sehingga anak mandiri bila berumah tangga kelak. Bila anak sudah cukup besar bisa dilibatkan mengurus rumah.

Ketiga, dari sisi ekonomi, gaji untuk ART bisa digunakan untuk keperluan rumah tangga lain. Keempat, bisa melibatkan suami untuk ikut mengurus anak dan rumah, sehingga komunikasi dan keharmonisan rumah tangga semakin baik.

Satu hal lain yang sekiranya bisa menjadi bahan pertimbangan, kini ART tak harus tinggal atau tidur di rumah majikan. Mereka bisa pulang-pergi ke rumah. Atau membuat jadwal kedatangan mereka, misal tiga kali dalam seminggu dari pagi hingga siang atau sore, hanya untuk bersih-bersih rumah, mencuci, dan menyetrika atau seturut kebutuhan tuan rumah.

Haryo Goeritno

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 11 Tanggal 12 Maret 2017

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*