Artikel Terbaru

Lambang Uskup Sintang

[Albert Wibisono]
Lambang Uskup Sintang
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Perisai terbagi menjadi tiga bagian, satu bagian di atas, dua bagian di bawah, kiri dan kanan. Sebagai imam Ordo Fransiskan Kapusin (Ordo Fratrum Minorum Capuccinorum/OFMCap), Mgr Samuel memasukkan elemen-elemen Kapusin ke dalam perisai. Di bagian atas, latar belakang putih, terdapat lambang Fransiskan, yaitu lengan kanan Kristus dengan bekas paku di telapak tangan-Nya. Lambang itu dipadukan dengan lengan kiri St Fransiskus dari Assisi, yang menerima stigmata atau luka Kristus di telapak tangannya.

Di belakang kedua lengan terdapat salib kecil dari kayu. Posisi salib berada di tengah kedua lengan. Di bagian bawah perisai sebelah kiri, berlatar keemasan, terdapat burung rangkong atau enggang badak, dalam bahasa Dayak disebut tingang. Burung ini dihormati dan disucikan masyarakat Dayak di tanah kelahiran Mgr Samuel.

Perisai sebelah kanan bawah, berkelir biru, ada mahkota ratu berwarna keemasan dengan tiga sayap malaikat di bawah, melambangkan Maria Ratu Para Malaikat, pelindung Ordo Kapusin Provinsi Pontianak, tarekat asal Mgr Samuel.

Bagian atas perisai terdapat galero atau topi khas klerus berona hijau, berjumbai enam di masing-masing sisi. Di bagian tengah belakang perisai terdapat salib pancang bercorak kuning keemasan. Galero hijau dengan enam jumbai dan salib pancang ini menandai sang pemilik adalah Uskup.

Bagian bawah perisai terdapat pita berwarna kuning keemasan, bertuliskan moto penggembalaan Mgr Samuel: Non Ego sed Christus in Me, ‘Bukan Aku Tetapi Kristus di dalam Aku’ (Gal 2:20). “Saya merasa terbatas dalam banyak hal. Kekuatan yang ada hanyalah kekuatan Tuhan. Kristuslah yang menguatkan, memampukan, dan menggerakkan saya. Seperti kata St Paulus, ‘Bukan lagi aku yang hidup, tapi Kristus yang hidup di dalam aku’,” ujar Mgr Samuel.

Yanuari Marwanto

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 12 Tanggal 19 Maret 2017

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*