Artikel Terbaru

Tak Cukup Misa dan Pewartaan

Mgr Samuel Oton Sidin OFMCap.
[Dok.Keuskupan Sintang/Budi Cahyadi]
Tak Cukup Misa dan Pewartaan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Ia berharap, Gereja dan semua pihak “turun” untuk mengubah hidup umat dan masyarakat menjadi lebih baik dan pola pikir mereka berkembang.

Sintang tak terlalu asing bagi Mgr Samuel Oton Sidin OFMCap. Hobi mancing dan mencintai alam, sering mendorongnya ke sana. Sebagai Uskup Sintang yang baru, Mgr Samuel ingin mendengar, merasakan, dan bekerja sama dengan seluruh pihak untuk membumikan Kabar Gembira. Berikut wawancara dengan Mgr Samuel di Pastoran Paroki St Fransiskus Asisi Tebet, Keuskupan Agung Jakarta, Senin, 13/2:

Bagaimana komentar Monsinyur dengan penunjukan sebagai Uskup Sintang?

Saya tak menyangka. Saya pikir, Nunsius Apostolik Indonesia Mgr Antonio Guido Filipazzi memanggil saya ke kedutaan untuk meminta keterangan soal calon Uskup. Sebab, beliau pernah memanggil saya dua kali, meminta keterangan soal para calon Uskup.

Apakah Monsinyur langsung menerima penunjukan itu?

Saya katakan kepada Mgr Filipazzi bahwa saya sudah tua. Usia saya 62 tahun.
Tapi, kata Mgr Filipazzi, itu (usia) bukan alasan saya menolak penunjukan Paus Fransiskus. “Kamu harus siap menjadi Uskup,” katanya.

Apa yang Monsinyur ketahui tentang Keuskupan Sintang?

Saya belum mengenal Keuskupan Sintang dengan baik. Walaupun saya sering berlibur ke Sintang. Saya punya teman di sana, namanya Pastor Charles Primus OFMCap. Dia berasal dari Paroki St Martinus Banua Martinus, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Hampir setiap liburan, saya bersama dia ke sana, memancing dan masuk keluar hutan. Hutan di sana begitu mempesona, saya tak pernah bosan.

Wajah Keuskupan Sintang kurang lebih seperti Keuskupan-keuskupan lain di Kalimantan. Salah satu tantangan adalah pembinaan iman umat. Tenaga imam sangat terbatas. Satu imam menangani satu Paroki dengan wilayah yang sangat luas dan banyak Stasi. Luas Keuskupan Sintang kemungkinan seperempat Pulau Jawa.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*