Artikel Terbaru

Rumah Kerang: Pelayanan Kreatif Putri Kasih

Anak-anak menaiki tangga Rumah Kerang menuju ruang belajar.
[HIDUP/Christophorus Marimin
Rumah Kerang: Pelayanan Kreatif Putri Kasih
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.comMelalui Rumah Kerang para Suster Putri Kasih melebarkan karya pelayanan sosial pada mereka yang miskin, lemah, tersingkir, dan difabel. Macam-macam pelayanan kreatif dipupuk di Rumah Kerang.

Waktu masih menunjukkan pukul delapan pagi. Sinar matahari baru mulai terasa hangat menyentuh kulit. Terlihat belasan anak usia dini berbaris di depan pintu lantai satu Rumah Kerang yang terletak di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Rumah ini merupakan salah satu rumah karya para Suster Putri Kasih. Mereka berbaris di situ untuk menunggu salah satu ruangan yang tengah dipersiapkan untuk memulai aktifitas belajar. Gelak tawa serta canda ria terlontar dari anakanak yang sedang berbaris.

Setengah jam kemudian, anak-anak itu diperbolehkan masuk menuju lantai dua. Mereka menaiki tangga dengan setengah berlari menuju ruangan, tempat mereka akan belajar bersama. Di sana, para pendamping sudah menanti untuk memberikan pembekalan pengetahuan dasar sebelum nantinya mereka memasuki usia sekolah di Taman Kanak-Kanak.

Di lantai dua, dalam ruangan yang kurang lebih seluas seratus meter persegi, anak-anak dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah mereka yang baru mengenal huruf dan berlatih mengeja huruf menjadi kata. Sementara kelompok kedua adalah mereka yang sudah bisa mengeja kata. Di kelompok ini juga sudah diajarkan berhitung, meskipun hanya sebatas penjumlahan dan pengurangan angka sederhana.

Balas Budi
Seorang pendamping yang akrab disapa Kartika bercerita, ia dengan pendamping lainnya hadir di situ untuk memberikan pengetahuan dasar tentang pengenalan huruf dan angka pada anak-anak usia dini. Pembekalan ini bertujuan agar nantinya saat anak-anak sudah mulai sekolah, mereka sudah mampu mengeja dan mengenal angka.

Kartika dan rekan-rekan pendamping lainnya rata-rata masih mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Atas; kelas sepuluh dan sebelas. Mereka mengajar di Rumah Kerang sebagai relawan. Di tengah kesibukan belajar, mereka menyisihkan waktu untuk mendampingi adik-adiknya. Kebanyakan dari mereka juga adalah alumnus Rumah Kerang. Dulu, mereka juga mengawali jejak pendidikan di tempat ini. Sekarang, kesediaan mendampingi anak-anak di sini, semacam “balas budi”.

“Saya dari kelas empat SD di sini. Yang saya lakukan sekarang adalah salah satu ungkapan terima kasih kepada para suster dan pendamping yang dulu membantu saya belajar. Juga, ini terima kasih saya karena mereka sudah membantu biaya sekolah saya,” ujar Kartika yang sekarang duduk di Kelas X SMK Strada III.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*