Artikel Terbaru

Al-Quran Mengatakan Isa Almasih Diangkat ke Surga? Manakah yang Benar Terangkat Atau Diangkat?

Al-Quran Mengatakan Isa Almasih Diangkat ke Surga? Manakah yang Benar Terangkat Atau Diangkat?
3.5 (70%) 2 votes

HIDUPKATOLIK.com – Manakah yang benar, Yesus naik ke surga ataukah Yesus diangkat atau terangkat ke surga seperti halnya Bunda Maria? Menurut Al-Quran, Yesus diangkat ke surga. Bukankah Perjanjian Baru juga mengatakan bahwa Yesus terangkat ke surga?

Yulia Indriyanti, Malang

Pertama, memang benar bahwa dalam kitab-kitab Perjanjian Baru dikatakan bahwa Yesus “terangkat” ke surga. “Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka” (Kis 1:9; bdk. ay.11; Mrk 16:19; Luk 24:58). Kata “terangkat” mendeskripsikan keadaan dari bawah menuju ke atas. Kata keadaan “terangkat” ini tidak boleh disamakan secara mutlak dengan “diangkat”, seperti halnya Bunda Maria diangkat ke surga. Kata “terangkat” sebenarnya hanya menunjukkan keadaan, tetapi belum mengatakan tentang inisiatif dan kemampuan yang menyebabkan terjadinya peristiwa “terangkat”.

Kita juga perlu menyadari bahwa pengertian Gereja Apostolis tentang Yesus masih dalam perkembangan sehingga belum secara tegas dan jelas mengakui Yesus sebagai Allah. Permenungan lebih lanjut atas kata-kata Yesus, “Tidak ada seorangpun yang telah naik ke surga, selain Dia yang telah turun dari surga, yaitu Anak Manusia” (Yoh 3:13), membawa pada kesadaran bahwa Yesus sendiri masuk ke dalam “rumah Bapa” (Yoh 14:2), yaitu ke dalam kehidupan dan kebahagiaan Allah, dengan kekuatan kodrat ilahi-Nya sendiri. Dialah Allah yang menjelma menjadi manusia, karena itu mampu untuk naik kembali ke surga dengan kekuatanNya sendiri (bdk.KGK 661).

Kedua, hal ini berbeda dengan Bunda Maria. Gereja mengajarkan bahwa Maria diangkat ke surga dengan jiwa dan raganya yang sudah dimuliakan. Dalam hal Maria, digunakan secara tegas kata “diangkat” karena Maria adalah manusia yang tidak mempunyai kuasa sendiri untuk bisa berpindah dari dunia ke surga. Karena itu, Maria diangkat oleh kuasa ilahi ke surga. Kuasa Allah yang Mahatinggi mengangkat Bunda Maria ke surga, karena dengan kekuatan kodrati manusiawinya sendiri, Bunda Maria tidak mampu naik ke surga.

Ketiga, Surat Ali Imran 3:55 mengatakan: “Ingatlah, ketika Allah berfirman: Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku, serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu ‘di atas’ orang-orang kafir hingga hari kiamat.” Ungkapan “mengangkat kamu kepada-Ku” ditafsirkan bahwa Allah secara istimewa sudah mengangkat Nabi Isa ke kediaman Allah di surga. Karena umat Islam mengakui Yesus hanya sebagai nabi, artinya Nabi Isa adalah benar seorang manusia, sama seperti kita dan bukanlah Allah, maka mereka mengartikan bahwa Nabi Isa diangkat oleh kekuasaan Ilahi ke kediaman Allah di surga. Inilah prinsip yang sama seperti yang diterapkan oleh Gereja Katolik pada Bunda Maria.

Keempat, meskipun ada perbedaan pengertian tentang “cara kepindahan ke surga”, kita bisa mengatakan bahwa ada kesamaan antara pemahaman Kristiani dan pemahaman Islam tentang Nabi Isa, bahwa Nabi Isa sudah menikmati kebahagiaan ilahi di surga karena perkenan Allah. Kesamaan ini bisa menjadi dasar untuk kerukunan hidup bersama dan dialog antar iman.

Apa yang dimaksud dengan Komuni Paskah?
Mia Listiyani, Malang

Komuni Paskah adalah Komuni yang diterima pada Masa Paskah sebagai pelaksanaan dari perintah kelima dari Lima Perintah Gereja, “Sambutlah Tubuh Tuhan pada Masa Paskah”. Komuni Paskah juga merupakan pelaksanaan dari hukum Gereja, “Setiap orang beriman, sesudah menerima Ekaristi Mahakudus pertama, wajib sekurang-kurangnya satu kali setahun menerima Komuni Suci.” (KHK Kan 920 #1). Kewajiban inilah yang harus dilakukan pada Masa Paskah. Kongregasi untuk Ibadat menegaskan sekali lagi kewajiban para gembala untuk mengingatkan umat tentang ajaran Komuni Paskah ini (PPP no.104).

Petrus Maria Handoko CM

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*