Artikel Terbaru

Keajaiban Cinta yang Merekatkan Perbedaan

Hibertus Hartana MSF.
[HIDUP/Yusti H. Wuarmanuk]
Keajaiban Cinta yang Merekatkan Perbedaan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Dalam pertemuan World Meeting Family (WMF) di Philadelphia, Amerika Serikat (AS) pada Minggu 27/9, Paus Fransiskus mengajak keluarga Katolik terbuka pada keajaiban cinta yang dihadirkan melalui keluarga dengan saling menguatkan antara setiap anggota keluarga.

Menanggapi hal ini, HIDUP mewawancarai Romo Hibertus Hartana MSF, Sekretaris Komisi Keluarga KWI tentang makna kunjungan Paus di AS untuk keluarga Katolik di Indonesia pada 1/10. Berikut petikannya.

Apa yang menjadi inti pesan Paus Fransiskus dalam WMF di Philadelphia?
Pesan begitu jelas dan indah bahwa membangun kesetiaan dalam hidup perkawinan dan keluarga memerlukan keterbukaan hati dan sikap untuk saling mengampuni. Mengapa? Persis karena keluarga disatukan bukan dalam kesamaan namun dalam perbedaan. Keluarga disatukan bukan dalam kesempurnaan namun dalam ketidaksempurnaan. Tugas keluarga adalah bagaimana satu sama lain saling menyempurnakan.

Apa Makna Pesan Paus di WMF untuk keluarga Indonesia?

Pertemuan ini menjadi persiapan yang baik sebelum berlangsungnya Sinode Biasa tentang Keluarga yang mengambil tema: “Panggilan dan Perutusan Keluarga da lam Gereja dan Masyarakat dewasa ini” pada tanggal 4-25 Oktober 2015 di Roma Italia. Bagi kita keluarga-keluarga di Indonesia, Pesan Paus dalam Pertemuan Keluarga sedunia itu begitu menarik. Sejauh saya mengikuti berita yang ada, pesan Paus kepada keluarga sangat indah. Di nyatakan dalam pesannya untuk keluarga-keluarga demikian: “Tidak ada keluarga yang sempurna. Kita tidak memiliki orang tua yang sempurna, kita juga tidak sempurna, tidak menikah dengan orang sempurna dan juga tidak memiliki anak-anak yang sempurna. Kita saling mengeluh. Kita kecewa satu sama lain. Karenanya tidak ada perka winan sehat atau keluarga sehat tanpa saling mengampuni.”

Bagaimana makna pesan ini diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagi keluarga Katolik di Indonesia?

Berbagai tema yang diberikan dalam Pertemuan keluarga sedunia sangat inspiratif bagi keluarga-keluarga katolik di Indonesia karena menyadarkan kita bahwa keluarga adalah sekolah cinta (family is the school of love). Saya mendapatkan beberapa artikel yang terjadi dalam pertemuan keluarga sedunia itu. Tema besarnya adalah: “Love is Our Mission, The Family Fully Alive” dan diantaranya berbicara tentang The Mission of Love.

Sejak awal, keluarga menjadi cermin kasih Allah dan kita mempunyai misi untuk memancarkan cinta kasih Allah itu kepada kita. Karena Allah yang adalah kasih bekerja melalui kita, keluarga kristiani. Dengan demikian, keluarga mempunyai misi yang jelas yakni menjadi misionaris cinta kasih. Caranya adalah dengan menunjukkan cinta itu kepada sesama kita dan keluarga lain dengan kesaksian hidup yang nyata. Kita diminta untuk menjadi saksi dan rekan kerja Allah dalam perutusan cinta itu, menjadi tanda pengharapan dan lilin yang menerangi keluarga lain. Hal ini senada dengan apa yang bisa kita baca dalam Sinode Luar biasa Para Uskup ke-XIV tahun 2014, no. 30:“Perutusan merupakan tanggungjawab bersama umat Allah yang dilakukan sesuai dengan pelayanan dan kharisma masing-masing. Tanpa Kesaksian sukacita pasangan suami isteri dan keluarga, Gereja Domestik, pewartaan yang di lakukan sebaik apapun akan disalah mengerti atau kehilangan makna untuk kehidupan masyarakat jaman ini. ”

Harapan Romo untuk keluarga Katolik di Indonesia?

Pertemuan keluaga sedunia menjadi refleksi yang berharga bagi kita untuk memasuki Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia IV yang mengambil tema: Keluarga Katolik, Sukacita Injil: Panggilan dan Perutusan Keluarga dalam Gereja dan Masyarakat yang Majemuk. Keterlibatan keluarga sebagai Gereja kecil dalam Gereja dan masyarakat utamanya adalah menyalakan Cinta dan Pengharapan bagi masyarakat, Gereja rumah tangga yang terus menjadi misionaris cinta melalui keterlibatan konkret di tengah masyarakat.

Yusti H.Wuarmanuk

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*