Artikel Terbaru

Keluarga yang Menumbuhkan Benih Panggilan

Para petugas liturgi minggu pekan Paskah III berpose sebelum perayaan Ekaristi.
Keluarga yang Menumbuhkan Benih Panggilan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Ada yang berbeda pada perayaan Ekaristi kali ini. Banyak anak usia TK, SD dan SMP yang memakai pakaian suster, pastor, bruder dan Uskup. Hari ini tanggal 30 april 2017 pekan Paskah ke III, ada Paskah bersama dengan anak-anak se-paroki Yohanes dan Paulus Murnijaya dan perayaan hari minggu Panggilan atau Kristus Gembala baik yang sejatinya jatuh pada tanggal 7 Mei 2017 pekan Paskah ke IV. Antusiame terpancar dari wajah anak–anak yang bertugas memakai pakaian biara. Perayaan Ekaristi kali ini diawali dengan perarakan bersama sekitar duapuluhanan anak yang memakai pakaian biara.

Dalam kothbahnya, RD Agus Sudaryanto menekankan bahwa Panggilan hidup khususnya hidup membiara/selibat bertumbuh dari keluarga. Dalam keluargalah iman anak dibina, diarahkan dan dikembangkan sehingga bertumbuh dan berbuah. Dalam keluarga jugalah iman anak menjadi tanggung jawab orang tua. Para Imam, Biarawan/ti tidak bisa dilepaskan dari peran sebuah keluarga. Allah memanggil manusia sesuai dengan kemampuannya untuk menjadi pelayan masyarakat terlebih untuk menjadi pelayan Gereja. Sangat diharapkan, semoga dalam minggu panggilan ini ada anak – anak yang terketuk hatinya untuk menjadi pelayan Tuhan. RD Agus mengakhiri kothbahnya dengan mengajak umat untuk merefleksikan; bagaimana aku menghayati panggilanku dalam berbagai panggilan hidup sesuai dengan profesi yang aku jalani, terlebih bagi para orang tua; bagaimana aku sudah melakukan tugas dan peranku sebagai orang tua dalam mempertanggungjawabkan iman anak–anak pada masyarakat dan Gereja.

Setelah perayaan Ekaristi, Paskah anak–anak kali ini diawali dengan mencari telur Paskah yang sudah diatur oleh para pendamping. Ada sekitar 200 anak se-paroki usia TK dan SD yang ikut memeriahkan perayaan Paskah bersama kali ini. Ada beberapa perlombaan yang diperuntukkan bagi anak setelah menemukan telur Paskah yaitu; lomba mewarnai telur Paskah dan lomba menghias Telur Paskah.

Pihak paroki dan OMK menyediakan area untuk photoboth bertuliskan calon Imam untuk pria dan calon Suster untuk wanita bagi umat yang berminat. Sasaran utama sebenarnya anak–anak, supaya mereka lebih merasa tertantang dan tertarik dengan berfoto membawa tulisan yang berbunyi calon Imam ataupun calon Suster. Perayaan Paskah bersama kali ini diakhiri dengan pembagian kenang–kenangan untuk para pemenang lomba dan bingkisan untuk anak–anak. Semoga panggilan hidup membiara/selibat bertumbuh dalam hati para anak–anak Paroki Murnijaya seperti Yesus yang selalu menumbukan harapan dan iman bagi kita.

Cathrine

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*