Artikel Terbaru

Bernyanyi Untuk Prestasi dan Pelayanan

Juara Umum: Anggota PSGSJ berfoto bersama usai menjuarai “International Choir Festival Pattaya” di Thailand.
[NN/Dok.PSGSJ]
Bernyanyi Untuk Prestasi dan Pelayanan
Mohon Beri Bintang

HIDUPKATOLIK.com – Melayani dengan nyanyian dan mendatangkan prestasi. Paduan Suara Unika Atmajaya Jakarta baru saja menyabet juara umum festival kor di Thailand.

Di gedung A Universitas Katolik (Unika) Atma Jaya, Semanggi, Jakarta, berjejer ruang Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Di salah satu ruang itu, terlihat antrean mahasiswa yang sedang menjalani tes wawancara dan vokal. Ruangan tersebut dikenal sebagai markas UKM Paduan Suara Gita Swara Jaya (PSGSJ) Atma Jaya. Siang itu rupanya sedang diadakan audisi anggota baru PSGSJ.

Ketika HIDUP berkunjung ke markas PSGSJ, Selasa, 18/8, sekretaris PSGSJ, Maria Vivekaviarti berkenan menemui. Menurut mahasiswa Fakultas Psikologi itu audisi PSGSJ diadakan setiap tahun ajaran baru. Tujuannya untuk menerima anggota baru supaya bisa menggantikan anggota lama yang sudah lulus kuliah.

PSGSJ merupakan kelompok paduan suara mahasiswa di Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta. Komunitas ini berdiri pada tahun 1979. Waktu itu, beberapa mahasiswa Atma Jaya ingin memiliki wadah untuk menyalurkan hobi menyanyi. Keinginan tersebut terwujud ketika Almarhum Lilik Sugiarto berkenan menjadi pelatih kelompok paduan suara ini.

Setelah terbentuk, kemudian diberi nama Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Atma Jaya. Waktu itu mereka belum menjadi UKM, baru pada 1991, PSM Atma Jaya berganti nama menjadi PSGSJ dan tergabung dalam kegiatan UKM.

Saat ini anggota PSGSJ terdiri dari para mahasiswa dan alumni Unika Atma Jaya. Dengan moto “Many Gifts One Spirit, Many Songs One Voice”, mereka bertekad mengharumkan nama Unika Atma Jaya, Jakarta di berbagai kompetisi paduan suara baik berskala regional, nasional, maupun internasional.

Mendulang Prestasi
Berbagai prestasi pernah diraih PSGSJ. Yang terbaru yaitu menjadi juara umum The 8th International Choir Festival Grand Prix Pattaya 2015 di Thailand pada 25 Juli 2015. Selain menjadi juara umum, mereka juga menang di dua kategori yaitu chamber choir and spiritual, gospel, jazz without age difference. Sebelumnya, pada 2012, mereka meraih juara dua untuk kategori Gospel Spiritual dan juara tiga untuk kategori Pop and Jazz pada ajang Bali International Choir Competition.

Di tingkat nasional, pada 2014 PSGSJ pernah meraih gold medal untuk kategori Gospel Spiritual and Musica Sacra dan silver medal untuk kategori Folklore pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII di Jakarta.

Jauh kebelakang, pada tahun 2008, PSGSJ pernah meraih gold medal untuk kategori ‘Female Choir’ dalam lomba Paduan Suara ITB XXI. Pada tahun yang sama, mereka juga meraih tiga gold medal untuk kategori Musica Sacra, Gospel Spiritual, Folklore/Ethnic dalam Kompetisi Pesparawi X di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, Jawa Tengah.

Selain kompetisi, beberapa kali PSGSJ juga diundang untuk mengisi acara Natal dan Paskah di stasiun televisi, seperti RCTI, Indosiar, O Channel, dan TVRI. Beberapa even nasional seperti mengiringi acara Natal Nasional di Departemen Pendidikan Nasional Tahun 2007 pun tak mereka lewatkan. Pada tahun 2007 itu juga mereka diminta mengisi acara Konser Kemerdekaan bersama Twilite Orchestra di Jakarta.

PSGSJ memiliki jadwal tugas tetap di kampus. Sekali dalam setahun, mereka selalu tampil mengisi acara-acara besar kampus, seperti dies natalis Universitas Atma Jaya di setiap bulan Juni, penerimaan mahasiswa baru, acara wisuda dua kali setahun, dan acara lainnya.

Biarpun padat,mereka tidak lupa untuk ikut serta dalam tugas pelayanan di gereja. Biarpun tak memiliki jadwal rutin, PSGSJ kerap diundang untuk mengiringi Misa beberapa paroki di wilayah Keuskupan Agung Jakarta (KAJ).

Tekun Berlatih
Seluruh prestasi yang mereka raih adalah buah dari kerja keras dan disiplin dalam berlatih. Menurut ketua pengurus PSGSJ 2014-2015, Ariel Christie, PSGSJ mengadakan latihan rutin setiap Selasa dan Kamis pukul 15:30-17.00. Dalam latihan itu, mereka dipandu oleh Lucia Kusumawardhani Tirta Pratiwi sebagai pelatih. Wanita yang biasa disapa Dhani ini mulai melatih PSGSJ sejak 2004. Waktu itu PSGSJ sedang ikut dalam ajang Pesparawi VIII di Papua. Dalam ajang tersebut mereka memperoleh Juara Harapan II.

Selain melatih vocal, Dhani bertugas menentukan komposisi PSGSJ saat pentas. Dengan jumlah anggota aktif sekitar 400-an orang, Dhani biasanya akan memilih anggota yang benar-benar siap untuk ikut pentas. “Selain kemampuan vokal, biasanya pelatih juga melihat komitmen anggota dalam mengikuti latihan. Itulah yang menjadi pertimbangan pelatih,” ujar Ariel.

Sebelum Dhani, beberapa pelatih lain pernah turut membina PSGSJ di antaranya Joseph Suryadi (1991) Dwi Antono Saputro (1992-1994), Harry Hariyadi (1994-1995), dan Joseph Kristanto Pantioso (1995-2002).

Bicara soal prestasi, menurut wakil ketua pengurus PSGSJ 2014-2015, Felix Winata kesuksean PSGSJ juga dipengaruhi oleh penekanan semangat antusiasme, komitmen dan kemampuan vokal yang menjadi syarat utama menjadi anggota PSGSJ. “Itu sangat penting, lebih-lebih jika kita akan mengikuti suatu acara,” ujar mahasiswa Jurusan Akuntansi ini.

Persemaian Talenta
Jika kampus merupakan tempat belajar untuk pengembangan akademik, bagi Ariel, PSGSJ telah menjadi tempat persemaian talenta dan pengembangan diri mahasiswa secara utuh. “Mahasiswa, selain belajar juga perlu mengembangkan bakat sehingga bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain,” ujar dara kelahiran Jakarta 19 Januari 1994 ini.

Selain mengembangkan talenta, anggota PSGSJ dapat sekaligus belajar berorganisasi dalam komunitas ini. Sebagai organisasi, mereka memiliki struktur kepengurusan yang terdiri dari 22 orang. Struktur dibagi ke dalam beberapa seksi, yaitu: Sumber Daya Manusia, Acara, Kostum, Make Up, dan Partitur. Sekali dalam tiga bulan pengurus mengadakan rapat pleno untuk menentukan agenda kegiatan. Untuk menjadi pengurus yang masa jabatannya setahun ini, PSGSJ selalu mempertimbangkan beberapa aspek seperti keaktifan, komitmen, dll.

Ke depan para pengurus yang diketuai Ariel ini berharap bisa mengikuti semakin banyak lagi kompetisi. Untuk dapat meraih lebih banyak prestasi dalam berbagai kompetisi, setiap anggota PSGSJ berusaha untuk komit dan menjaga integritas. Ariel berharap akan adanya donator atau sponsor yang bersedia mendukung PSGSJ, sehingga mereka bisa “terbang lebih tinggi lagi”.

Edward Wirawan

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*