Artikel Terbaru

Bahasa Roh

Bahasa Roh
1 (20%) 1 vote

Namun demikian, Paulus mengingatkan bahwa bahasa roh perlu disertai ”karunia untuk menafsirkannya” (ay 13). Karena itu dalam pertemuan jemaat, hendaknya digunakan bahasa yang dimengerti, bukan bahasa roh (ay 19). Karunia bahasa roh adalah tanda untuk orang yang belum beriman, dan bukan untuk orang yang sudah beriman (ay 22). Maka, dalam pertemuan jemaat, dengan syarat jika ada yang menafsirkan, barulah bahasa roh boleh digunakan. Bahasa roh tidak dilakukan bersama-sama dalam kelompok, melainkan seorang demi seorang secara bergantian, dan maksimal tiga orang (ay 27-28).
 
Ketiga, dalam PD gerakan karismatik bahasa roh marak digunakan. Seringkali bahasa roh dilihat sebagai tanda khas gerakan karismatik. Sangat mungkin bahasa roh membantu seseorang untuk menyembah Tuhan, memuji dan bersyukur, untuk menumbuhkan iman. ”Maka, bahasa roh merupakan suatu cara berdoa.” (KWI, Pembaharuan Hidup Kristiani sebagai Karisma Roh, 1995, no. 29).
 
Perlu diingat bahwa Roh Kudus membagikan karunia sesuai dengan kehendak-Nya.. Tidak semua orang menerima karunia yang sama. Meskipun Paulus mengharapkan semua murid berbahasa roh (1 Kor 14:5), tetapi Paulus sadar bahwa Roh Kudus memberikan karunia yang berbeda-beda kepada setiap orang (1 Kor 12:30). Karena itu, tidak mungkin disimpulkan bahwa bahasa roh adalah tolok ukur keberhasilan sebuah doa atau satu-satunya bukti terjadinya pencurahan Roh Kudus (bdk. Kis 8:15-17) atau bahkan bukti kesucian seseorang. Tidak adanya rujukan tentang bahasa roh pada surat-surat pastoral yang lain menjadi bukti atas hal ini. Tulisan para Bapa Gereja juga mendukung kesimpulan ini.
 
Keempat, ”Janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah.” (1 Yoh 4:1a). Gejala bahasa roh bisa berasal dari Roh Kudus tetapi bisa juga dari roh jahat. Selain itu, terdapat faktor manusia yang juga bisa memalsukannya, berpura-pura memperoleh bahasa roh. Menguji roh-roh ini berarti juga mau terbuka menyimak masukan psikologis maupun pengamatan dari agama-agama lain.
 
Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*