Artikel Terbaru

Menabung Sampah, Mengubah Perilaku

Menabung Sampah, Mengubah Perilaku
1 (20%) 1 vote

Sementara Pastor Rekan Paroki sekaligus Moderator Seksi Lingkungan Hidup, Romo Thomas Budi Riyanto MSF menilai, Bank Sampah adalah terobosan dan program yang relevan untuk mengurangi volume sampah di gereja maupun di rumah umat. Paroki sangat beruntung bisa bekerjasama dengan Dinas Kebersihan DKI. Mereka bisa menjadi mediator antara umat dengan Dinas Kebersihan DKI.

Umat juga terbantu dalam menyalurkan sampah yang masih punya nilai jual. Imam yang ditahbiskan di Yogyakarta, 28 Juli 2015 itu tak menampik, belum banyak umat yang tergerak menjadi nasabah Bank Sampah. Tapi berkat ajakan dan pengumuman di gereja, umat kian mengenal dan mulai jatuh hati pada Bank Sampah.

Munculnya Bank Sampah di Gereja Rawamangun tak lepas dari peran Ketua Seksi Lingkungan Hidup Paroki, Lucia Mona Hartari Windoe. Sejak 2015, ia bersama rekan-rekan Seksi Lingkungan Hidup menjajaki kerja sama dengan Suku Dinas Kebersihan Jakarta Timur.

Sebetulnya gampang menjalin hubungan dengan pemerintah. Apalagi jika program yang direncanakan paroki selaras dengan program mereka. Selama ini, banyak umat belum tahu atau sungkan. Ia mencontohkan, Bank Sampah yang direncanakan pada 2015 bisa terlaksana, tepat pada Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 21 Februari 2016. Sejak Februari, tiap Sabtu, dua kali sebulan, Bank Sampah datang ke Gereja Rawamangun. Transaksi Bank Sampah berlangsung sekitar pukul 07.00-09.00.

Jalin Hubungan
Menjalin kerja sama dengan Dinas Kebersihan lewat Bank Sampah cukup mudah, kata Mona. Silakan membuat janji bertemu mereka. Saat itu, silakan disampaikan model Bank Sampah yang dibutuhkan. Paroki Rawamangun menerapkan model Bank Sampah angkut sehingga tak butuh tempat penampungan. Mereka hanya menyediakan lahan untuk parkir mobil Dinas Kebersihan.

Selain Bank Sampah, Paroki Rawamangun mengolah sampah organik. Sejumlah paroki di Keuskupan Agung Jakarta pun punya teknik mengolah sampah, seperti Paroki St Ignatius Loyola Jalan Malang; Paroki Trinitas Cengkareng; Paroki St Maria Imakulata Kalideres; Paroki St Barnabas Pamulang, dll. “Masalah sampah adalah persoalan bersama. Sampah tak akan menjadi masalah jika kita mampu mengolahnya,” demikan Mona.

Yanuari Marwanto

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*