Artikel Terbaru

Romo Berthold Anton Pareira Ocarm: Karmelit Pertama Asal Flores

Romo Berthold Anton Pareira Ocarm: Karmelit Pertama Asal Flores
2 (40%) 1 vote

Tarekat mengirim Romo Nonius menyelami lautan ilmu Kitab Suci. Ia berguru di tiga perguruan tinggi berbeda; Institutum Biblicum dan Gregoriana, Roma (1967-1971) serta Institutum Göttingen, Jerman (19721-1972). Pada Juli 1975, ia menyabet gelar Doktor Teologi bidang Kitab Suci Perjanjian Lama dari Universitas Gregoriana, Roma.

Kembali ke tanah air, Romo Nonius mencurahkan ilmu di Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Widya Sasana Malang. Ia juga sempat menjadi dosen tamu di beberapa perguruan tinggi di tanah air maupun luar negeri.

Pada 14 Maret 2007, Romo Nonius kembali menoreh rekor. Ia dan Romo Henricus Pidyarto Gunawan OCarm, sejak 28 Juni 2016 menjadi Uskup Malang, dikukuhkan sebagai Guru Besar pertama STFT Widya Sasana. “Saya hanya mau terus belajar dan mengajar sebaik-baiknya, serta mempertanggung jawabkan ilmu saya dengan meneliti dan menulis,” ujar Dosen Eksegese Perjanjian Lama dan Homiletik ini berharap.

Mengajar, kata Romo Nonius, adalah salah satu panggilan imamatnya. Bagi dia mengajar merupakan kesempatan paling menggembirakan. Ia bisa menimba banyak pengetahuan dari buku maupun mahasiswa. “Belajar dari mereka yang pintar dan yang bodoh,” kelakar mantan Ketua STFT Widaya Sasana dua periode ini.

Syukur Emas
Sudah 41 tahun Romo Nonius mencurahkan waktu, perhatian, dan tenaga di lembaga pendidikan. Pada 24 Juli lalu, ia merayakan usia emas Imamat. “Saya bersyukur dan berdoa atas rahmat yang sangat istimewa ini,” ujar Romo Nonius.

Romo Nonius masih segar meski usia sudah “berkepala” tujuh. Suaranya amat menggelegar saat khotbah, meski tanpa pelantang. Dalam tradisi Ordo Karmel, ia meneladan Nabi Elia, semangat dalam doa dan mengajar.

Perayaan syukur emas Imamat Romo Nonius berlangsung di Katedral St Yosef Maumere. “Di Maumere akar kehidupan saya. Di sini saya dilahirkan dan dibesarkan. Di sini pula saya hampir menerima semua Sakramen, mulai Baptis hingga Imamat.”

Fr Daniel Deha OCarm

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*