Artikel Terbaru

Manuel Boeng Napiun: Cinta dan Kesetiaan Sang Perawat Makam

Manuel Boeng Napiun: Cinta dan Kesetiaan Sang Perawat Makam
3 (60%) 2 votes

“Tapi hanya ada satu orang yang tak betah di makam, yakni Yesus. Lha, hanya tiga hari Dia di makam lalu naik ke surga,” jawab Kong Boeng diiringi tawa.
Kong Boeng lalu berpesan. Kali ini roman Kong Boeng terlihat serius. “Tong semua orang kerja pasti cari duit. Tapi, semua orang tahu nggak, apa kepanjangan duit? Duit itu singkatan dari doa, usaha, iman, dan taqwa. Rejeki nggak bakal jatuh dari atas kalau hanya berdoa, juganggak bakal diraih jika hanya berusaha tanpa diimbangi dengan rasa syukur. Kalau sudah dapat rejeki, gunakan itu dengan baik, ingatlah dan gunakan itu sesuai ajaran agama.”
Kong Boeng melanjutkan pesannya, “Inget ya Tong, hidup di dunia ini jangan hanya jadi orang baik saja; jadilah orang setengah baik dan setengah tak baik. Maksudnya, bukan berarti kita harus berbuat kejahatan. Tapi, kalau hanya jadi orang baik, kita hanya mau berteman dengan orang baik-baik saja. Tapi kalau jadi orang yang setengah baik, kita sanggup bergaul dengan semua orang, termasuk mereka yang suka judi, peminum, dan lain-lain.”
Hikmah Makam
Banyak hikmah yang Kong Boeng dapatkan selama merawat makam. Ia yakin, rematik yang menderanya pasti memuat pesan agar ia tak bisa pergi jauh dari makam itu. Ia mengakui, andai kaki tak sakit, bisa saja tergoda pergi jauh. “Lalu, siapa yang bakal membersihkan dan merawat makam-makam ini?” tanya Kong Boeng.
Syukur, Paroki St Servatius, Kampung Sawah memberikan perhatian pada Kong Boeng. Tiap bulan Paroki memberikan santunan Rp 800 ribu. Jumlah yang tergolong kecil apalagi jumlah nominal itu harus dibagi tiga orang, Kong Boeng dan kedua anaknya. Kong Boeng sama sekali tak pernah mengeluh. Rasa cintanya terhadap tanah kelahiran dan pemakaman itu begitu besar. Hampir selalu ada orang yang datang dan nyekar membagikan sedikit rejeki untuknya.
Yanuari Marwanto

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*