Artikel Terbaru

Perak Trio Sulung STSP Pematangsiantar

Perak Trio Sulung STSP Pematangsiantar
1 (20%) 1 vote

Pada April lalu, Romo Totok merayakan 25 tahun tahbisan imamat bersama saudara “serahim”, yakni Romo Andreas Basuki Wagiman dan Romo Piet Yoenanto Sukowiluyo. Ketiga imam itu ditahbiskan oleh Uskup Tanjungkarang ketika itu, almarhum Mgr Andreas Suwiyata Henrisoesanta SCJ (1935-2016). Mereka merupakan tuaian perdana STSP.

Momen Bersyukur
Romo Basuki yang kini berkarya di Komisi Pendidikan Keuskupan Tanjungkarang merefleksikan usia perak imamat sebagai mome penuh syukur. Bagi imam yang hobi menulis ini, permenungan panggilan imamat hingga usia perak ini bermuara pada dua hal. Pertama, jangan pernah berhenti bersyukur; dan kedua, jangan pula berhenti pada rasa syukur kepada Allah. Ia mengatakan, pesta perak imamat ini menjadi sebuah momentum untuk senantiasa bersyukur.

Romo Basuki juga disadarkan akan moto tahbisan yang diambil dari kutipan 1 Petrus 5:10 yang berbunyi, “Allah sumber segala rahmat, telah memanggil kamu, akan melengkapi kamu, meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan kamu.” Dari ungkapan tersebut, ia menyadari, panggilan sebagai seorang imam merupakan anugerah Allah yang sangat istimewa.

Imam yang kini berkarya sebagai Kepala Paroki Keluarga Kudus Sidomulyo, Lampung Selatan ini juga meyakini, kelemahan dan kekurangan merupakan kodrat manusia. Sementara rahmat merupakan kuasa Allah. Kendati demikian, Romo Basuki tetap berjuang dengan anugerah yang diberikan Allah untuk mengatasi kelemahan dan kekurangannya.

Imamat bukanlah tujuan, bagi Romo Basuki. Seorang imam sudah meraihnya seandainya imamat hanya sebagai tujuan, membuatnya berhenti, puas, dan statis. “Panggilan itu dinamis. Saya harus berjuang untuk mengembangkan diri, mengasah keterampilan berpastoral, mewartakan Sabda Allah, dan melayani umat-Nya,” katanya merinci.

“Jika mereka yang saya layani adalah umat Tuhan,” terang Romo Basuki. “Saya tak bisa berbuat sesuka hati terhadap mereka.” Di hadapan umat, dirinya hanyalah pelayan. Segala perbuatannya pun harus dipertanggunjawabkan kepada uskup dan Allah.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*