Artikel Terbaru

Santo Andreas Rasul: Perintis Misi di Tepi Selatan Laut Hitam

Santo Andreas Rasul: Perintis Misi di Tepi Selatan Laut Hitam
1.5 (30%) 2 votes

Perjumpaan dengan Yesus dan pengalaman bersama-Nya membuat Andreas segera menyadari dan mengenal bahwa Yesus-lah Sang Mesias. ”Kami telah menemukan Mesias!” serunya dengan gembira kepada Petrus, saudaranya (Yoh 1:41). Petrus diantarnya menemui Kristus. Kedua bersaudara ini diterima Yesus menjadi murid-Nya.

Ketika beberapa orang Yunani mau bertemu dengan Yesus, Andreas-lah yang membawa mereka kepada Yesus dan menyampaikan maksud mereka itu kepada-Nya. Karena keutamaan ini, ia dijuluki ”Pengantar kepada Yesus”.

Rasul Andreas menyebarkan Injil di Scythia, Epirus, Hellas, Kapadokia, Galatia, Bithynia, Byzantium, Thrace, Makedonia, Thessaly, dan Achaia. Menurut tradisi Gereja, ia memulai misinya di Provinsi Vithynia dan Pontus di bagian tepi selatan Laut Hitam. Kemudian, ia menuju Kota Byzantium dan mendirikan gereja Kristen di sana serta menahbiskan Uskup pertama Byzantium, yaitu Stachys.

Rendah hati
Paroki Santo Andreas Kedoya secara teritorial masuk Dekanat Jakarta Barat II Keuskupan Agung Jakarta. Paroki ini berada di tengah-tengah kompleks Perumahan Green Garden yang padat penduduk.

Kompleks Gereja Santo Andreas Rasul yang berdekatan dengan kompleks TK-SMA Santo Andreas pernah dilanda banjir pada 2002 dan 2005. Selama beberapa hari kompleks gereja digenangi air setinggi satu meter. Semua kursi di dalam gereja terendam air.

Umat Paroki Santo Andreas menghidupi dan meneladani Santo Andreas yang rendah hati dengan melayani orang-orang miskin, sakit, dan terkena bencana alam. Selain itu, umat Paroki Santo Andreas juga membentuk Persatuan Orang Tua Asuh (POTA) guna membantu biaya sekolah bagi anak-anak berprestasi tapi kurang mampu dan ada kemauan untuk terus belajar.

Selain POTA, umat juga mendirikan fasilitas untuk masyarakat di sekitar gereja seperti Wisma ”Siti Mariam” sebagai sarana pelayanan untuk masyarakat seperti menjadi dapur umum ketika banjir melanda. Di sekitar paroki juga didirikan posyandu dan Balai Kesehatan Masyarakat (BKM) untuk masyarakat kecil.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*