Artikel Terbaru

Santo Andreas Rasul: Perintis Misi di Tepi Selatan Laut Hitam

Santo Andreas Rasul: Perintis Misi di Tepi Selatan Laut Hitam
1.5 (30%) 2 votes

Warga sekitar yang memiliki anak, tapi tidak mampu secara ekonomi untuk menyekolahkan mereka, sebisa mungkin akan dibantu pihak Gereja untuk melanjutkan sekolahnya dengan bantuan para donatur. Dengan adanya posyandu dan BKM, keluarga yang sakit bisa berobat dengan biaya murah dan anak-anak bisa mendapatkan tambahan gizi.

Martir di Patras
Andreas membuat mukjizat dan penyembuhan dalam nama Yesus Kristus serta mempertobatkan banyak penyembah berhala, termasuk istri Aeges, prokonsul Roma dan Stratoklis. Andreas mengangkat Stratoklis menjadi Uskup pertama Patras.

Semangat mewartakan kabar sukacita berkobar-kobar, sampai ia rela menumpahkan darah kemartirannya. Suatu hari Andreas menghadap kepada Aeges dan menjelaskan bahwa hanya Tuhanlah yang patut disembah dan bahwa Kristuslah Putra Allah yang telah datang ke dunia. Ia menegaskan bahwa dirinya adalah saksi keselamatan atas nama Yesus, karena ia hadir pada semua peristiwa ini. Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa salib adalah misteri yang sungguh agung. Aeges menghinanya dan mengatakan bahwa itu bukan misteri, melainkan kesengsaraan.

Andreas Rasul disalib atas perintah Aeges yang murka karena pewartaannya. Dengan hati gembira, Andreas mendatangi kayu salibnya. Andreas bahagia karena boleh semakin serupa dengan Yesus. Ia yakin, salib itu akan mengantar kepada-Nya. Ia menanggalkan jubahnya dan memberikannya kepada para algojonya. Lalu, mereka mengikat dia pada kayu salib yang berbentuk huruf X di Patras, Achaia. Dia tergantung selama dua hari dengan tetap berkhotbah di depan kerumunan orang yang datang melihatnya. Pada 30 November 60, ia wafat.

Pada 357, relikwi Santo Andreas dipindahkan dari Patras ke Konstantinopel dan disimpan di Gereja Para Rasul. Setelah kota itu rusak oleh Perang Salib pada 1204, Kardinal Peter dari Capua memindahkannya ke Katedral Amalfi di Italia. Jika Petrus secara simbolik mewakili Gereja Barat, Andreas mewakili Gereja Timur. Kini, Andreas menjadi pelindung Rusia dan Skotlandia. Gereja merayakan pestanya pada 30 November.

Margaretha Krismi E.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*