Artikel Terbaru

Al Quran, Injil, dan Taurat

Al Quran, Injil, dan Taurat
4.5 (90%) 10 votes

Surat Yunus 94 menegaskan hal yang sama: ”Maka jika engkau (Muhammad) dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum engkau.”

Pesan yang sama diulangi dalam Surat Lebah 43: ”Dan Kami tidak mengutus sebelum engkau melainkan laki-laki yang Kami beri wahyu kepada mereka, maka bertanyalah kamu kepada mereka yang berilmu (tentang nabi dan kitab), jika kamu tidak mengerti.”

Yang dimaksud di sini ialah orang-orang Kristiani dan orang-orang Yahudi, yang sudah menerima Kitab Taurat dan Kitab Injil sebelum Muhammad menerima Al Quran. Sekali lagi hal ini meneguhkan bahwa Kitab Taurat dan Kitab Injil tidak dibatalkan, bahkan Muhammad diminta untuk belajar dari orang Yahudi dan orang Kristiani (”orang-orang yang membaca kitab sebelum engkau”).

Keempat, Al Quran tidak berbicara tentang pembatalan tetapi tentang peneguhan atau pembenaran kitab-kitab sebelumnya. Beberapa kutipan tersebut membuktikan hal ini. Surat Musyawarah 13: ”Allah telah mensyariatkan (memerintahkan) agama sebagaimana telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh, dan yang Kami wahyukan kepadamu dan yang Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa, dan Isa (yaitu) ’Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecahbelah padanya’.” Surat Perempuan-perempuan 26: ”Allah hendak menetapkan kepada kamu dan menunjukkan kepadamu jalan orang- orang yang dahulu dari kamu dan menerima taubatmu, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Pembenaran dan bukan pembatalan dikatakan dalam ayat-ayat Surat Sapi Betina 89: ”Dan setelah datang kepada mereka Kitab (Al Quran) dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka.” Juga Surat Sapi Betina 101: ”Dan setelah datang kepada mereka seorang Rasul dari sisi Allah yang membenarkan kitab yang ada pada mereka…” Kelima, jadi jelaslah bahwa Al Quran sendiri tidak membatalkan tetapi malah membenarkan kitab-kitab sebelumnya. Malah, jika tidak mengerti, Muhammad dianjurkan untuk belajar dari orang-orang yang memiliki Kitab Taurat dan Kitab Injil. Semoga uraian di atas bisa membantu sahabat Anda mengerti apa yang sesungguhnya dikatakan oleh Al Quran.

Dr Petrus Maria Handoko CM

Sumber artikel Majalah HIDUP Edisi No. 30 Tanggal 22 Juli 2012

KOMENTAR ANDA:

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*