Artikel Terbaru

Asrama Putri St Angela Ruteng – Manggarai: Rumah Kedua Para Siswi

Asrama Putri St Angela Ruteng – Manggarai: Rumah Kedua Para Siswi
1 (20%) 1 vote

Di APSA, An menemukan pencerahan. Ia mengaku kagum dengan dua suster Ursulin yang menjadi pembina APSA. Dari mereka ia belajar bahwa perempuan bisa memimpin dengan tegas dalam balutan kasih sayang. “Para pembina kami selalu tersenyum dan sangat mengasihi kami. Mereka lebih dari sekedar pembina. Dalam diri mereka ada sosok kakak, teman, sahabat dan orangtua,” kata An.

Pendekatan Sr Ensi dan Sr Yovi membuat anak-anak APSA merasa sedang berada di rumah. APSA tak berbeda dengan keluarga di mana kasih sayang itu gratis dan tersedia berlimpah. Didikan dengan payung kasih sayang inilah yang mengantarkan An bisa mengikuti lomba MIPA di tingkat propinsi NTT. Tak hanya itu putri-putri APSA yang lain juga sering berprestasi di sekolah. An tak mampu menutup rasa harunya dengan kebaikan dan kasih sayang APSA. “Saya sungguh bangga menjadi anak APSA,” tutup nona kelahiran Garit, Ruteng 2 April 1998 ini.

Segendang sepenarian, Leonora L.R. Trifina putri APSA yang lain juga mengakui peran APSA dalam perkembangan dirinya. Bagi nona yang disapa Icha ini, APSA menjadi semacam jalan menuju masa depan. APSA, rumah yang memungkinkan ia bisa bertumbuh menjadi dewasa dan matang.

Kata Icha, selain berprestasi di sekolah, putri-putri APSA juga memiliki tugas wajib yaitu memimpin doa di awal dan akhir pelajaran. Bagi Icha, semua itu karena pembinaan APSA yang berlandaskan kasih sayang. “Suster tidak hanya membuat kami berkembang secara akademik, tetapi mendidik kami untuk menjadi perempuan yang dewasa, matang dan berdaya,” ujarnya.

Rupanya kedisiplinan dan aturan yang diterapkan di asrama membuat anak-anak asrama mendapat banyak prestasi gemilang di sekolah. Setiap tahun apabila ada Olimpiade MIPA atau kompetisi akademik tingkat Kabupaten, selalu ada putri APSA yang lolos menuju tingkat provinsi. “Teman-teman yang berkemampuan di bidang olahraga seperti bola voli seringkali dipercaya untuk menjadi wakil-wakil sekolah dalam perlombaan dengan sekolah lain,” pungkas Icha.

Edward Wirawan

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 20 Tahun 2016, Terbit pada Minggu: 15 Mei 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*