Artikel Terbaru

Kelompok Jelajah Alkitab: Pewarta Alkitab di Kota Kembang

Kelompok Jelajah Alkitab: Pewarta Alkitab di Kota Kembang
1 (20%) 1 vote

Tak disangka, kegiatan KJA yang sesi perdananya dimulai pada April 2012, sampai kini tidak hanya menyapa umat Paroki Pandu saja, namun menjadi agenda bulanan favorit bagi banyak umat paroki lain di kota Bandung. Rata-rata umat yang hadir dalam kegiatan KJA sebanyak 120 orang. Bahkan pada 2014, dalam kegiatan “Gelak Tawa Gaya Alkitab”, dalam rangka HUT kedua KJA dihadiri 500-an orang.

Dalam setiap pendampingan, Romo Hendra selalu berpesan kepada pengurus KJA agar rajin membaca Alkitab bahkan mengunyahnya, sehingga isinya menjadi darah dan daging anggota KJA. “Seperti kata St Agustinus, ‘Tolle et Lege’ – ambil dan bacalah Alkitab, kunyahlah!” ujar Provinsial Ordo Salib Suci (OSC) Provinsi Sang Kristus Indonesia ini.

Pada November 2015 silam dalam rangka HUT ketiga KJA, digelar Art Performance bertajuk “Zakheus, A Story About Ourselves”. Pada pertunjukan seni ini, Kitab Suci disampaikan kepada umat secara artistik dalam bentuk pagelaran sendratari dan drama musikal di Graha Mekar Wangi, Bandung, Jawa Barat. Kegiatan lain dihadirkan dalam bentuk pementasan wayang kulit. Tujuannya, agar firman Tuhan bisa sampai lewat materi-materi yang menarik dengan penjelasan yang mudah dicerna. Untuk tetap menjamin ide dan tema yang aktual, KJA selalu menggelar pertemuan rutin sebulan sekali.

Dalam berkegiatan, terlepas dari semua kegiatan pewartaan Alkitab bergaya seni, KJA juga memiliki kegiatan aksi peduli. Pada waktu tertentu, mereka mengadakan kunjungan ke panti jompo. Mereka juga mengkampanyekan isi Alkitab melalui aksi nyata. Misalnya pada, Kamis, 21/4, lalu, KJA membagikan botol minuman kepada peserta kegiatan “Adakah Kutuk Dosa Tujuh Turunan Dalam Diri Kita”. Aksi ini diadakan agar umat mengurangi konsumsi botol air kemasan. “Setiap mengikuti kegiatan KJA di Paroki Pandu, para peserta wajib membawa air dalam botol masing-masing,” ujar Triawan.

Pada Mei mendatang, KJA akan menggelar kegiatan bertema “Kapankah Bumi Berakhir”. Dalam kegiatan itu panitia akan menunjukkan foto-foto kondisi bumi saat ini. Lewat kegiatan ini, diharapkan umat sadar akan pentingnya merawat bumi sesuai seruan Paus dalam ensiklik Laudato Si’.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*