Artikel Terbaru

LGBT, Kegelisahan di Tengah Masyarakat

Paus Fransiskus menyapa pasangan yang baru menikah dalam Audiensi Umum di Lapangan St Petrus di Vatikan pada 30 September 2015.
[catholicnews.com]
LGBT, Kegelisahan di Tengah Masyarakat
1 (20%) 1 vote

HIDUPKATOLIK.com – Gereja Katolik mengajak umat tidak mengucilkan mereka yang memiliki kecenderungan LGBT. Gereja tegas menolak perkawinan sejenis.

Masyarakat gelisah. Masyarakat kuatir, perkawinan sejenis bakal dilegalkan. Itulah yang mengemuka dari maraknya fenomena lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), belum lama ini.

Terkait kehebohan perbincangan soal LGBT, umat Katolik bisa merujuk kejadian penting minggu lalu di Vatikan. Pada Jumat, 8/4, menurut siaran Radio Vatikan, Paus Fransiskus menunjuk Uskup Agung Wina, Austria, yang orangtuanya bercerai, Kardinal Christoph Schönborn OP untuk mengumumkan Anjuran Apostolik, Amoris Laetitia (AL) atau Sukacita Kasih di Vatikan. Dalam AL, Bapa Suci menegaskan Gereja Katolik tidak mengakui adanya perkawinan sejenis. Gereja Katolik hanya mengakui perkawinan antara laki-laki dan perempuan. Namun jika ada anggota keluarga yang memiliki kecenderungan homoseksual, Bapa Suci mengajak agar umat menghormati dan tidak melakukan diskriminasi terhadap mereka.

Bapa Suci mengungkapkan bahwa Gereja mesti memancarkan wajah kemurahan hati Allah dan selalu terbuka kepada setiap orang yang membutuhkan kasih Allah. “Dengan demikian, nilai kemanusiaan universal, yakni semua manusia–terlepas dari orientasi seksualnya–memiliki martabat yang sama di hadapan Allah dan patut dihargai,” tandasnya.

AL merupakan hasil dari proses diskusi Sinode Para Uskup sedunia tentang keluarga serta tantangan kehidupan keluarga yang dimulai pada 2014 sampai 2015 di Vatikan. Dokumen ini membahas mengenai nilai-nilai fundamental ajaran Gereja dalam membangun keluarga harmonis dan kokoh untuk membangun masyarakat yang sehat. Ditegaskan pula, bahwa keluarga merupakan tempat anak-anak untuk belajar mengasihi, menghargai dan berinteraksi dengan orang lain.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*