Artikel Terbaru

Yosep Stanley Adi Prasetyo: Pemimpin Rezim Etik Pers Indonesia

Yosep Stanley Adi Prasetyo: Pemimpin Rezim Etik Pers Indonesia
1 (20%) 1 vote

Tak jadi ke KKR, Stanley bersiap mengikuti seleksi anggota Komnas HAM. Satu hari sebelum pendaftaran ditutup, ia memasukkan lamaran. Setelah mengikuti seleksi, Stanley dinyatakan lolos. Selama lima tahun (2007-2012), ia sibuk menangani beragam kasus HAM di negeri ini.

Stanley rela masuk dan berkarya di institusi negara lantaran bersama kawan-kawannya, ia pernah melakukan riset dan percobaan tentang demokrasi. Stanley menyimpulkan bahwa demokrasi di negeri ini akan menjadi demokrasi yang substansial jika para aktivis sosial masuk dalam institusi publik, entah menjadi anggota parlemen atau lembaga negara. “Tidak boleh lagi enggan masuk ke dalam institusi negara.”

Yosep Stanley Adi Prasetyo
TTL: Malang, Jawa Timur, 20 Juni 1959

Pendidikan:
• Fakultas Teknik Jurusan Elektro Uni versitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Jawa Tengah (1980-1988)
• Jurusan Ekonomi Studi Pembangunan Universitas Brawijaya Malang (tidak selesai)

Pekerjaan:
• Pengajar di Fakultas Teknik Universitas Kristen Satya Wacana (1984-1989)
• Wartawan Majalah Jakarta-Jakarta (1990-1994)
• Redaktur Majalah Signatura (1994-1995)
• Koordinator Program Bidang Media Alternatif di Institut Studi Arus Informasi (ISAI) Jakarta (1995-1999)
• Dosen tamu di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan FISIP UI Jurusan Hubungan Internasional (2004-2006)
• Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara Jakarta (2007-sekarang)
• Komisioner Komisi Nasional HAM (2007-2012)
• Anggota Dewan Pers Indonesia (2013-2016)
• Ketua Dewan Pers Indonesia (2016-sekarang)

Y. Prayogo

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 17 Tahun 2016, Terbit pada Minggu: 24 April 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*