Artikel Terbaru

ET SD Kanisius Sengkan: Pendidikan Mental, Mendulang Juara

ET SD Kanisius Sengkan: Pendidikan Mental, Mendulang Juara
1 (20%) 1 vote

Via menuturkan, penguasaan teknik-teknik dasar sudah menjadi keharusan. Ia menekankan pendekatan psikologis kepada anak-anak asuhnya. Bagaimana mereka bisa mengelola perasaan, mengendalikan diri serentak memiliki keberanian. “Saat lomba, mereka harus mengelola perasaan, pikiran dan tenaga. Itu penting bagi reaksi mereka dalam pertandingan,” kata pendiri ETKS ini.

Menurut Via, sikap sportif dan ksatria penting ditanamkan pada anak-anak asuhnya. “Ada bagian-bagian tertentu dari tubuh yang tidak boleh dipukul. Dalam pertandingan yang panas sekalipun anak-anak di Dojo ini diharapkan untuk tetap sportif,” jelasnya.

Persemaian Benih
Via menilai, ETKS sudah mampu melatih teknik-teknik dasar olahraga taekwondo kepada anak-anak. Hal ini disesuaikan dengan batasan usia mereka. Tetapi dasar ini menjadi patokan bagi anak-anak untuk mengembangkan diri dan meraih prestasi. “Di sini hanya menebarkan teknik-teknik dasar, kami sekadar menebar benih dan semoga saja nantinya bisa tumbuh dan berkembang di luar sana dengan tetap berdasarkan pada semangat cinta kasih,” pesannya.

Meski sudah mengikuti kejuaraan internasional, Via memiliki mimpi besar. Ia ingin melihat anak-anak asuhnya pentas di negara lain membawa bendera Indonesia. “Itu mimpi besarnya. Saat ini saya bangga terhadap anak-anak didik saya,” katanya.

Hal senada juga diutarakan Sri, ia bangga karena ETKS memberi warna baru di SD Kanisius Sengkan. Namun, ia juga selalu mengingatkan anak-anak ETKS untuk tetap rajin belajar. “Satu yang saya ingat, meski mereka berprestasi dengan taekwondo, akademiknya diharapkan tetap bagus dan tidak merasa sok jago,” katanya.

Para pelatih berhasil meregenerasi dengan baik serta meningkatkan prestasi dari tahun ke tahun. Setiap tahun minat siswa untuk ikut di ETKS semakin meningkat. Tak hanya itu, kadang para alumni juga datang berlatih bersama dengan junior mereka. Bahkan ada peserta dari sekolah lain yang berguru di sini.

Tak hanya dukungan dari sekolah, para wali murid juga mendukung tersedianya sarana dan prasarana yang baik untuk ETKS. “Tanpa dukungan orangtua murid, tentunya ini berat, namun karena didukung penuh, semuanya bisa berjalan dengan baik dan berprestasi,” kata Sri.

Simon Sudarman

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 17 Tahun 2016, Terbit pada Minggu: 24 April 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*