Artikel Terbaru

KKMK, Ke Sana Ke Mari Mencari …

KKMK, Ke Sana Ke Mari Mencari …
1 (20%) 1 vote

Ada tiga pilar yang diusung KKMK dalam gerak yang dibuat, yaitu spiritualitas, sosialitas, dan profesionalitas. Tiga pilar ini tertuang dalam berbagai kegiatan yang dilakukan KKMK KAJ, antara lain Forum Diskusi (Fordis), seminar, leadership trainning, atau pelatihan kepemimpinan bagi pengurus inti. Pelatihan ini direncanakan akan dibuat di paroki-paroki bekerjasama dengan KKMK paroki. KKMK juga mengadakan kegiatan bersifat rohani, seperti ziarah ke Gua Maria atau Doa Rosario keliling paroki.

“Tahun depan, KKMK KAJ berencana membuat camping akbar, KKMK Cup berupa kegiatan dalam bidang olahraga. Tahun lalu, KKMK mengadakan lomba paduan suara dan lomba merias wajah. Seminar-seminar juga rencana akan diadakan. KKMK pernah juga membuat kegiatan jobfair untuk masyarakat umum pada 2010, 2011, 2012,” papar pria kelahiran Pontianak, Kalimantan Barat, 14 Juli 1979 ini.

Dalam dinamika KKMK KAJ, salah satu tantangan yang muncul, menurut Vivo, adalah kesulitan untuk mengumpulkan orang. Pengurus berusaha membuat beragam kegiatan yang menarik agar banyak orang terlibat. “Menurut saya, dengan bergabung, kita bisa mendapatkan sesuatu dan bisa berkembang. Saya berharap KKMK makin berkembang dari waktu ke waktu. Cita-cita saya semua paroki ada KKMK,” ujar umat Paroki St Bernadet Ciledug ini.

Di Keuskupan Manado, geliat KKMK juga tampak. Mereka memiliki program rutin setiap akhir tahun untuk mengunjungi panti asuhan. Mereka juga membantu korban bencana alam, misal saat terjadi banjir bandang Manado beberapa tahun silam.

“Saat ini KKMK Manado sedang mengalami penurunan jumlah anggota. Tapi ini berita baik ya, karena penurunan itu lantaran setiap tahun ada sekitar empat pasangan yang menikah. Mereka bertemu jodoh lewat wadah KKMK,” ujar pengurus harian KKMK Manado, Joice Elisabeth Pantouw. Peluang ini dimanfaatkan KKMK Manado dengan membuat wedding organizer yang akan mengatur seluruh rencana pernikahan para anggota. “Nah, untuk menambah jumlah anggota, saat ini masing-masing anggota diminta mengajak minimal satu teman lain untuk bergabung di KKMK,” imbuhnya. Sebagai organisasi, kata Joice, KKMK merupakan ruang untuk saling menyapa dan mengembangkan diri melalui diskusi dan berbagi pengalaman.

Permasalahan jumlah anggota KKMK yang sedikit juga dialami KKMK Balikpapan. Menurut Kordum KKMK Balikpapan, Theresia Fransiska Melani Sulistia Wati, jumlah anggota yang aktif hanya 20 orang. Pengurus sudah berusaha merangkul teman-teman yang belum mengenal KKMK, salah satunya dengan membuat usaha bersama melalui wadah KKMK. “Contoh usaha yang kami buat, yaitu memproduksi dan menjual selai buah naga merah,” tutur Melan.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*