Artikel Terbaru

Beata Miriam T Demjanovich SC: Perjuangan Panggilan Anak Imigran

Beata Miriam T Demjanovich SC: Perjuangan Panggilan Anak Imigran
1 (20%) 1 vote

Seharusnya ia sudah masuk biara, tetapi kematian sang ayah membuatnya menunda tanggal masuk biara hingga 11 Februari 1925, pada Pesta Bunda Maria Menampakkan Diri di Lourdes. Pater Charles Demjanovich, kakak tertuanya yang menjadi imam bersama dua saudara perempuannya, mengantar Miriam masuk biara. Ia mengambil nama Teresa sebagai nama kebiaraan.

Mukjizat Macula
Sr Teresa menjalani hidup biara yang keras dan penuh aturan. Sebagai postulan, ia mendapat tugas mengajar selama setahun di Akademi St Elizabeth Convent Station. Memperhatikan cakrawala berpikir yang luas dan kemampuan refleksinya, Pater Benediktus Bradley OSB, Direktur Akademi St Elizabeth mengangkatnya menjadi Direktur Spiritualitas bagi mahasiswa.

Tanggungjawab itu kelak dikumpulkan menjadi 26 risalah yang digunakakan sebagai bahan konferensi. Kelak, tulisan-tulisan Sr Teresa dibukukan dengan judul, Greater Perfection. Tema besar buku ini adalah penyucian diri dalam Misa, Sakramen dan Doa. Di bagian akhir bukunya, ada tulisan, “Allah memanggil manusia untuk mencapai spiritual dengan matiraga. Sebab di dalam Allah orang harus mengatakan ya!”

Malang, penyakit miokarditis dan apendiksitis akut memaksa Sr Teresa berhenti dari karya pastoralnya. Ia sempat dibawa ke Rumah Sakit St Joseph di Paterson, 20 Desember 1926 untuk menjalani operasi usus buntu pada 6 Mei 1927. Setelah cukup kuat, ia diizinkan pulang ke komunitasnya. Kendati terus berusaha menjalani panggilannya, tapi kesehatannya kian parah.

Oleh sebab itu, untuk kedua kalinya Pater Bradley membawanya ke RS yang sama. Sementara kesehatannya kian hari merosot. Sr Teresa menghembuskan nafas terakhir pada 8 Mei 1927. Jazadnya dikebumikan di pemakaman Keluarga Kudus milik Suster-suster Karitas.

Proses penggelaran kudusnya dibuka pada 1970. Paus Benediktus XVI mengesahkan dekrit keutamaan rohani dan menggelari Sr Teresa menjadi Venerabilis pada 10 Mei 2012. Setelah mukjizat kesembuhan seorang bocah laki-laki Amerika disahkan Takhta Suci, Sr Teresa digelari Beata. Kesembuhan itu terjadi pada 8 Juli 2005 di Amerika. Bocah laki-laki tersebut mengalami degenerasi macula (kerusakan retina mata) dan sembuh dengan doa melalui perantaraan Sr Teresa. Pasca pengesahan dekrit beatifikasi Paus Fransiskus, Misa Beatifikasi digelar di Basilika Katedral Hati Kudus Newark, New Jersey pada 4 Oktober 2014, oleh Kardinal Angelo Amato SDB. Gereja menghormati Beata Miriam Teresa Demjanovich tiap 8 Mei.

Yusti H. Wuarmanuk

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 16 Tanggal 17 April 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*