Artikel Terbaru

Santo Stefanus: Roh Kemartiran di Paroki Cilandak

Santo Stefanus: Roh Kemartiran di Paroki Cilandak
3 (60%) 2 votes

“Kiranya yang diharapkan, Gereja ini bisa meneladani semangat Santo Stefanus, yaitu menandaskan kembali semangat melayani yang miskin dan umat memiliki kematangan iman,” demikian Pastor Antonius Sumardi SCJ.

Ia menambahkan, semangat hidup Santo Stefanus perlu dihidupi umat. Stefanus dikenal bijaksana, maka harapannya seluruh umat juga diwarnai kebijaksanaan. Selain itu, karena Santo Stefanus juga dipenuhi Roh Kudus, tentu Gereja di bagian selatan wilayah KAJ ini juga dipenuhi Roh Kudus.

“Umat perlu menebarkan karya-karya Roh Kudus. Harapannya, buah-buah Roh tertanam dan tumbuh di paroki ini,” ujar pastor asal Paroki Wedi Klaten ini.

Tantangan pewartaan dan pelayanan kasih di paroki ini meliputi tantangan intern dan ekstern. Kesulitan pokok dalam pelayanan adalah soal waktu. Kemacetan lalu lintas mengakibatkan berbagai bentuk pelayanan tidak tepat waktu. Untuk berkumpul pada sore hari menjadi sulit, karena sebagian besar umat bekerja di luar daerah ini. Karena jumlah kelompok kategorial banyak, kalau tidak dikoordinasi dengan baik bisa membuka persaingan yang tidak sehat. Sedangkan tantangan ekstern, yaitu tumbuh suburnya kelompok-kelompok fundamentalis di wilayah ini.

“Kita meneladani Gembala yang Baik. Gembala baik pertama, yaitu Yesus Kristus dan yang kedua adalah santo-santa pelindung dan martir,” imbuh pastor yang baru saja pindah dari Palembang ini. Dengan meneladani Gembala yang Baik, ia berharap umat makin dewasa dalam kepribadian, iman, dan hidup menggereja.

J.S. de Britto

Sumber artikel dari Majalah HIDUP Edisi No. 32 Tanggal 7 Agustus 2011

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*