Artikel Terbaru

Gereja Katolik, Sarana Keselamatan

Gereja Katolik, Sarana Keselamatan
1 (20%) 1 vote

Pengakuan akan adanya “unsur-unsur pengudusan dan kebenaran” dalam Gereja Kristen tidak berarti menyamaratakan kedudukan Gereja Katolik dan Gereja Kristen. Dalam UR 2 ditegaskan bahwa Kristus memberikan kesatuan di dalam Gereja-Nya, yang pada dasarnya adalah persekutuan iman, harapan dan kasih, yang prinsip pokoknya ialah Roh Kudus. Gereja Kristus ini juga secara kelihatan bersatu dalam pengakuan iman yang sama, dalam perayaan sakramen dan dalam keselarasan persaudaraan satu umat Allah. Untuk melahirkan dan mempertahankan kesatuan itu, Kristus memberi Gereja-Nya pelayanan rangkap tiga, yaitu sabda, sakramen, dan kepemimpinan, yang pertama-tama dipercayakan kepada para rasul dengan Petrus sebagai kepala, dan dilanjutkan oleh dewan uskup di bawah Paus.

UR 4 melanjutkan bahwa kesatuan tersebut ada dalam Gereja Katolik dan diharapkan bisa berkembang sampai akhir zaman. Dengan cukup terus terang, UR 3 menegaskan bahwa saudara-saudari kita yang terpisah dan Gereja mereka tidak mempunyai kesatuan seperti yang dimaksudkan Kristus untuk Gereja-Nya. “Hanya melalui Gereja Katolik saja, kepenuhan sarana-sarana keselamatan bisa diperoleh.” Dengan demikian, Konsili menekankan integritas institusional, yaitu kepenuhan sarana-sarana keselamatan hanya ada di dalam Gereja Katolik.

Bagaimana saya menjelaskan kepada teman saya yang Kristen, apakah pemberkatan rumah itu? Mohon penjelasan.
Veronika Sulastri, Lawang

Pemberkatan rumah adalah upacara untuk memohon perlindungan dan penyertaan Allah melalui Yesus Kristus Sang Penyelamat menjadi pemilik dan meraja atas rumah, segala perabot, dan terutama para penghuninya. Upacara ini termasuk sakramentali, yaitu doa permohonan Gereja yang menjadi tanda rahmat Allah.

Dr Petrus Maria Handoko CM

Sumber: Majalah HIDUP Edisi No. 29 Tanggal 15 Juli 2012

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*