Artikel Terbaru

St Matias Rasul: Martir, Pengganti Yudas Iskariot

St Matias Rasul: Martir, Pengganti Yudas Iskariot
3 (60%) 2 votes

Menanggapi hal ini, para pengikut Yesus dan para murid mengusulkan dua nama, yaitu Yusuf yang disebut Barsabas dan Matias. Setelah dua nama tersebut diajukan, mereka pun berdoa dan membuang undi. Akhirnya, terpilihlah Matias sebagai rasul. Sejak itu, Matias menjadi penggenap bilangan kedua belas rasul.

Pidato Petrus cukup menjelaskan bahwa Matias bukanlah orang yang asing. Matias telah hadir saat pembaptisan Yohanes hingga Yesus terangkat ke surga. Matias adalah seorang pengikut Kristus yang setia, sebagaimana Yesus mengatakan bahwa para murid-Nya adalah sahabat-sahabat-Nya, tak terkecuali Matias pun termasuk di antaranya. Bersama dengan para rasul lainnya, ia menerima karunia Roh Kudus pada hari Pentakosta. Matias mengemban tugas menyebarkan Kabar Gembira ke penjuru dunia.

Menjadi martir
Perihal karya dan kehidupan Matias selanjutnya tidak diketahui dengan pasti. Namun, menurut sejarawan Romawi, Nicephorus, Matias pertama kali berkhotbah di daerah Yudea. Kemudian, ia berkarya di Kapadokia dan di daerah yang berbatasan dengan Laut Kaspia. Tradisi kristiani mengisahkan, ia menjadi martir di Ethiopia. Waktu itu, Matias pergi memberitakan Injil untuk orang barbar dan kanibal di pedalaman Ethiopia, di pelabuhan Laut Hyssus, mulut Sungai Phasis. Ia wafat di Sebastopolis karena tertimpa reruntuhan candi, lalu disalibkan.

Menurut catatan Eusibius, seorang sejarawan Romawi lainnya, Matias wafat setelah dirajam dan dipenggal kepalanya. Tahun kematiannya tidak diketahui pasti, kemungkinan sekitar tahun 80. Setelah kematiannya, Santa Helena menemukan jenazah Matias dan membawa relikwinya ke Roma. Hingga saat ini, makamnya diyakini terletak di Trier, Jerman.

Sebagai ikon Gereja, Santo Matias kerap dilukiskan bersama salib dan halberd (semacam kampak dengan ujung tombak). Lambang lainnya adalah sebilah kapak dengan buku putih terbuka yang bertuliskan “Super Mathiam”. Ia dijadikan pelindung bagi orang-orang yang kecanduan alkohol dan tukang bangunan. Gereja Katolik merayakan pestanya setiap 14 Mei.

Panjikristo

Sumber: Majalah HIDUP Edisi No. 15 Tanggal 8 April 2012

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*