Artikel Terbaru

Santa Catharina dari Siena: Menolak Menikah, Memotong Rambut

Santa Catharina dari Siena: Menolak Menikah, Memotong Rambut
3 (60%) 2 votes

Melihat hal tersebut, orangtuanya berniat mencarikan jodoh bagi sang putri bungsu agar segera menikah. Tapi, Catharina menolaknya. Ia memotong rambutnya yang indah agar penampilannya tidak menarik. Akhirnya, orangtuanya marah dan menghukumnya dengan memberi pekerjaan rumah yang sangat berat.

Saat itu, Catharina sempat terkena cacar. Ibunya sangat sedih dan bersedia mengabulkan permintaan Catharina agar ia cepat sembuh. Catharina diizinkan orangtuanya masuk ordo ketiga Santo Dominikus, Tarekat Suster-Suster Mantellate, pada usia 16 tahun. Tapi, Catharina tinggal di rumah dan bukan di biara. Kebetulan di belakang rumah keluarganya ada sebuah kamar sempit, kamar inilah yang dipilih Catharina untuk menyesuaikan diri dengan peraturan tarekatnya.

Pada 1366, ia mengalami penampakan yang dilukiskannya sebagai pernikahan mistik dengan Yesus. Saat itu, ia sedang berdoa dan Yesus menampakkan diri kepadanya. Bunda Maria pun datang kepadanya, memegang tangan Catharina, lalu memberikannya kepada Yesus. Kemudian, Yesus menyematkan cincin di jari tangan Catharina dan meresmikannya menjadi pengantin-Nya. Ia membukukan pengalaman mistiknya dalam buku “Dialog Santa Catharina”.

Pada 1370, ia menerima serangkaian penampakan mengenai neraka, api penyucian, dan surga. Lima tahun kemudian, Catharina mendapatkan stigmata. Pada perayaan Paskah 1380, tubuhnya sangat kurus dan menderita sakit. Ia dirawat oleh sahabatnya, Lisa, dan ibunya. Pada 29 April 1380, Catharina wafat.

Jenazahnya mengeluarkan aroma yang harum. Catharina wafat pada usia 33 tahun. Paus Pius II mengangkatnya menjadi orang kudus pada 1461. Pada 1970, Paus Paulus VI menobatkannya sebagai pujangga Gereja. Pesta namanya dirayakan tiap 29 April.

Panjikristo

Sumber: Majalah HIDUP Edisi No. 23 Tanggal 3 Juni 2012

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*