Artikel Terbaru

Santo Barnabas Rasul: Mewarta dalam Diam

Santo Barnabas Rasul: Mewarta dalam Diam
3 (60%) 2 votes

Santo Barnabas tergambar pada logo paroki yang menampilkan sang rasul sedang mengangkat tangan memberkati umat dari aneka suku dan tangan kiri membawa Kitab Suci. Motto paroki tertulis dalam logo itu, “In Verbo Autemtuo Laxabo Rete” (Lukas 5:5, Karena Engkau Menyuruhnya, Maka Aku Akan Melakukan Juga).

Diharapkan, warga Paroki Pamulang yang sebagian besar merupakan kaum pendatang dari aneka suku di Indonesia, mampu bersatu padu sebagai Gereja Kristus untuk melaksanakan kehendak Tuhan. Bersama-sama mewarta secara militan di daerah Pamulang yang dikenal keras.

Pewarta tangguh
Barnabas adalah seorang pewarta tangguh keturunan Yahudi suku Lewi di Siprus. Meskipun tidak termasuk 12 rasul, tetapi keberanian dan kesetiaannya dalam mengabarkan Injil Tuhan, membuatnya mendapat gelar Rasul dan Pendiri Gereja. Riwayat hidupnya tertulis dalam Kisah Para Rasul Bab 4,9,11,13, dan 15.

Nama aslinya Yusuf, namun para rasul menyebutnya Barnabas, yang berarti Putra Penghibur. Ia dikenal sangat dermawan. Setelah bertobat dan mengikuti ajaran Yesus, ladang dan miliknya dijual, lantas uangnya diletakkan di kaki para rasul.

Saat para murid di Yerusalem masih sangat takut pada Paulus dan meragukan pertobatannya, Barnabas-lah orang pertama yang bersedia menerima Paulus. Ia mengantar Paulus kepada para rasul untuk menceritakan kebenaran tentang penampakan Yesus yang menyebabkan Paulus buta. Barnabas meyakinkan para rasul tentang pertobatan, cara hidup baru, dan keberanian mengajar yang dilakukan Paulus selama di Damsyik.

Barnabas diutus ke Antiokhia untuk menasihati umat agar tetap setia kepada Tuhan. Ia ke Tarsus untuk mengajak Paulus mewarta di Antiokhia. Pewartaan Barnabas erat hubungannya dengan Paulus, sebab mereka menjadi teman seperjalanan selama bertahun-tahun. Di Antiokhia, tempat mereka melayani bersama selama satu tahun, untuk pertama kalinya murid-murid Yesus disebut Kristen.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*