Artikel Terbaru

Santa Birgitta dari Swedia: Mistikus Pendiri Ordo Sang Penebus

Santa Birgitta dari Swedia: Mistikus Pendiri Ordo Sang Penebus
3 (60%) 2 votes

Tahun 1350, bersama putrinya yang kemudian juga dikanonisasi sebagai orang kudus yakni St Katarina dari Swedia, Birgitta pergi ke Roma untuk mendapatkan pengakuan Paus atas ordo yang didirikannya. Kala itu Gereja Katolik dalam kemelut. Paus Urbanus V berada di Avignon Perancis. Birgitta menyerukan kembalinya Takhta Suci ke Roma dari Avignon. Roma harus bangkit kembali sebagai pusat kekristenan. Hal ini membuatnya gelisah bertahun-tahun. Apalagi selama di Roma ia ditekan pihak yang menentang misinya. Walau begitu, ia dikenal akan kasihnya kepada yang papa dan miskin. Ia sudah wafat ketika Paus Gregorius XI mengembalikan Takhta Kepausan ke Roma pada 1377.

Tahun 1371, Birgitta berziarah ke Yerusalem, ke makam Yesus. Kapalnya kandas dan putranya Charles wafat. Kembali ke Roma, ia sakit. Birgitta menetap di Roma dan tidak pernah melihat Swedia lagi. Ia wafat dalam usia 71 tahun pada 23 Juli 1373. Jenazahnya disemayamkan di Biara Suster-Suster Klaris Santo Laurensius di Panisperna, lalu dipindahkan ke Biara Vadstena, Swedia.

Santa Birgitta dikanonisasi Paus Bonifasius IX pada 1391. Sejak 1623, namanya dimasukkan dalam kalender Katolik Roma dan pesta namanya dirayakan pada 7 Oktober, sesuai hari kanonisasinya. Tahun 1969 terjadi revisi kalender Santo-Santa Gereja Katolik Roma. Pesta namanya diubah menjadi 23 Juli sesuai hari wafatnya. Tahun 1651, sebuah kapel dibangun di Vienna untuk menghormatinya.

Rini Giri

Sumber: Majalah HIDUP Edisi No. 32 Tanggal 5 Agustus 2012

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*