Artikel Terbaru

Lilin Adven

Lilin Adven
1 (20%) 1 vote

Kedua, pada abad XVI, lingkaran adven juga dipasang dalam rumah-rumah keluarga Kristiani. Maknanya, alangkah baiknya jika setiap keluarga memasang lingkaran adven. Lingkaran ini bisa digantung atau diletakkan di atas meja. Biasanya diletakkan di tempat yang mudah dilihat oleh seluruh anggota keluarga. Lingkaran adven ikut menyemarakkan suasana dan membangkitkan semangat persiapan menyambut kelahiran Yesus dan kedatangan Kristus yang kedua pada akhir zaman.

Lilin adven bisa dinyalakan pada waktu keluarga makan bersama atau pada waktu doa pagi atau malam. Doa bersama pada Masa Adven ini bisa mengingatkan semua anggota keluarga akan kehadiran Kristus dalam keluarga, dalam Gereja sekaligus menjadi antisipasi kedatangan kedua Kristus. Sepanjang tahun, kita menyiapkan diri untuk menyambut kedatangan Tuhan dengan menghayati misteri Kristus di masa kini. Lingkaran adven mengingatkan kita akan perlunya persiapan jiwa menyambut perayaan kelahiran Tuhan.

Dalam pemberkatan perkawinan selama Masa Adven ini, bolehkah imam menggunakan warna liturgi putih? Warna ungu mengingatkan kita pada kematian. Pada hari bahagia itu, lebih simpatik menggunakan bukan warna ungu.

Mario Susanto, Malang

Sebaiknya warna liturgi selama Masa Adven tetap dipertahankan. Yang perlu diubah ialah pengertian umat tentang warna ungu, bukan mengubah warna liturgi itu sendiri. Memang warna liturgi kematian dan adven itu sama-sama ungu. Kiranya perlu disosialisasikan kepada umat makna warna ungu dari Adven. Adven adalah sebuah masa pengharapan yang penuh sukacita, yaitu merayakan kedatangan Kristus yang pertama sekaligus menantikan kedatangan Kristus yang kedua. Jadi, suasana yang dominan bukanlah kesedihan tetapi pengharapan, penantian akan kedatangan Tuhan.

Makna pengharapan dan penantian akan kedatangan Tuhan akan sangat cocok dikaitkan dengan kegembiraan suatu perayaan perkawinan. Pemberkatan perkawinan bisa dipandang sebagai permohonan agar Allah yang adalah Kasih datang meneguhkan cinta kasih kedua mempelai dan menyucikan ikatan mereka. Kehadiran Tuhan dalam pernikahan ini bisa menjadi sumber pengharapan keluarga baru itu dalam menghadapi hidup dan tantangan-tantangannya. Jika demikian, warna ungu sangat cocok dengan suasana perkawinan.

Pastor Dr Petrus Maria Handoko CM

Sumber: Majalah HIDUP.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*