Artikel Terbaru

Menempa Imamat di Jakarta

Menempa Imamat di Jakarta
1 (20%) 1 vote

Jakarta memang menawarkan sejuta godaan. Maka, para calon imam KAJ pun mesti memiliki karakter dan fisik yang kuat. Dalam masa formasi, para calon imam KAJ kerap diutus berkarya di wilayah keuskupan lain, seperti di Papua dan Kalimantan. “Agar mereka memiliki pengetahuan tentang Gereja Universal, dan mengasah serta menempa kepedulian para calon imam ini,” ujar Romo Tunjung.

Harapan panggilan
Jika melongok ke Wisma Puruhita di kawasan Klender, Jakarta Timur, di mana para calon imam KAJ menjalani Tahun Orientasi Rohani (TOR), ada harapan akan panggilan di KAJ. Di sini, menurut Direktur TOR KAJ Romo Markus Yumartana SJ, kini, terdapat 10 frater; delapan dari seminari menengah dan dua frater merupakan “panggilan terlambat. Sepuluh frater ini berasal dari paroki di KAJ.

Menurut Romo Yumartana, 10 frater ini berasal dari keluarga Katolik yang baik. “Artinya orangtua aktif berkegiatan di lingkungan atau paroki.” Selain keluarga, lanjut imam Jesuit yang telah berkarya di TOR KAJ selama dua tahun ini, kondisi lingkungan dan paroki juga semakin mendukung panggilan. “Faktor romo paroki memang penting menumbuhkan panggilan. Tapi, yang lebih penting adalah dukungan dari keluarga,” ujar Romo Yumartana.

Akhir-akhir ini panggilan sebagai imam di KAJ cukup meningkat. Romo Yumartana berkata, hal ini didukung dengan dinamika pastoral di paroki yang kian marak dan melibatkan banyak keluarga. “Para frater di TOR ini pernah aktif menjadi anggota misdinar,” tutur Romo Yumartana. Kelompok misdinar, imbuh Romo Yumartana, menjadi ladang yang subur bagi pertumbuhan panggilan.

Harapan semakin terang jika menengok Seminari Menengah Wacana Bhakti. Sekarang, terdapat 65 seminaris. Seminaris yang berasal dari KAJ sebanyak 58 seminaris, sementara tujuh orang berasal dari keuskupan lain. Jika dirinci asal seminaris per dekanat sebagai berikut: Dekenat Bekasi sebanyak 28 seminaris, Dekanat Tangerang sejumlah 12 seminaris, Dekanat Jakarta Timur tujuh seminaris, Dekanat Jakarta Utara terdapat empat seminaris, Dekanat Jakarta Barat 1 sebanyak empat seminaris, Dekanat Jakarta Barat 2 ada satu seminaris, Dekanat Jakarta Selatan satu seminaris, dan Dekanat Jakarta Pusat juga satu seminaris.

Tuaian memang semakin hari kian banyak. Pekerja pun harus terus ditambah. Panggilan bukan hanya tanggung jawab kaum berjubah, tapi juga menjadi tantangan seluruh umat KAJ.

Y.Prayogo

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 7 Tanggal 14 Februari 2016

 

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*