Artikel Terbaru

Misi di Ladang Keberagaman

Misi di Ladang Keberagaman
1 (20%) 1 vote

Umat Katolik, kata imam kelahiran Lampung, 23 Maret 1977 ini, merupakan kelompok minoritas di tengah mayoritas umat Islam. Kondisi ini memunculkan kurangnya pemahaman umat akan dasardasar iman, mudah goyah, dan kurang bisa bersaksi dalam kehidupan sehari-hari.

Muncul juga tantangan membangun dialog melalui kesaksian hidup dengan menyadari konteks hidup di tengah keberagaman, penghargaan pada budaya, pengembangan kemandirian iman, dan komunitas basis. Karya karitatif sebagai ungkapan solidaritas, belarasa, belas kasih sebagai sesama anak manusia bisa menjadi pintu masuk dialog yang hidup.

Tinggalkan Kenyamanan
Wajah karya misi di tiap Keuskupan berbeda-beda. Tentu ada beragam kisah karya misi yang lain di Keuskupan lain. Namun ada satu benang merah, karya misi bisa berkembang jika umat berani meninggalkan zona nyaman dan melakukan sesuatu bagi umat dan masyarakat. Tugas itu, tanggung jawab semua umat yang telah menerima pembaptisan.

Paus Fransiskus mengajak semua umat untuk “pergi keluar” dalam pesan Minggu Misi Sedunia pada Oktober lalu. Pesan itu bukan sekadar isapan jempol, terbukti Paus Fransiskus amat getol mengunjungi umat dan membangun dialog dengan orang dari beraneka latar belakang suku, keyakinan, dan ideologi. Mampukah kita meneladani sikapnya?

Yanuari Marwanto
Laporan: Maria Pertiwi/Edward Wirawan/A. Aditya Mahendra

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 46 Tanggal 13 November 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*