Artikel Terbaru

Yayasan Kesehatan untuk Semua: Ojek Juru Selamat

Yayasan Kesehatan untuk Semua: Ojek Juru Selamat
1 (20%) 1 vote

Keinginan itu mulai terwujud ketika pada 2000 ia berdiskusi dengan petugas kesehatan dan penyuluh lapangan keluarga berencana di Larantuka. Dalam diskusi itu terungkap bahwa penyebab tingginya angka kematian ibu dan anak di Flores Timur adalah terlambat mendapat pertolongan. Keterlambatan ini lebih disebabkan oleh minimnya sarana transportasi, baik transportasi umum untuk masyarakat maupun untuk petugas kesehatan.

Pada 2002, Mans bersama beberapa temannya mendirikan Yayasan Kesehatan Untuk Semua (YKUS). Melalui Yayasan itu, Mans menggulirkan program MST. YKUS mencoba mengatasi kendala transportasi dengan memanfaatkan sepeda motor untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.

Menurut Mans, wilayah Flores Timur dan NTT umumnya memiliki keterbatasan akses transportasi. Kendaraan umum hanya masuk ke desa sekali dalam seminggu. “Bayangkan saja untuk sakit yang serius, tentu bisa berakhir dengan kematian. Itu kebanyakan terjadi pada ibu hamil dan anak-anak,” kata pria kelahiran Holoriang, Lembata, 5 Januari 1973 ini.

Ojek Penyelamat
Saat ini sebelas unit sepeda motor dan belasan “tukang ojek penyelamat” selalu siap melaksanakan tugas. Yang dimaksud “tukang ojek penyelamat” adalah para petugas kesehatan yang bekerjasama dengan YKUS. Untuk membantu operasional pelayanan kesehatan, YKUS memfasilitasi petugas kesehatan itu dengan memberikan sepeda motor. Dengan begitu, masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan di tempat. Pelayanan kesehatan seperti ini bisa menekan biaya bagi masyarakat dan mereka tak perlu bersusah payah ke kota.

Maria Yasinta, bidan pegawai tidak tetap di Bukit Saburi, Pulau Adonara ini menyambut baik pelayanan kesehatan menggunakan sepeda motor ini. “Kami selalu bekerja sama dalam kegiatan posyandu bersama. Saya juga ikut ke Papua untuk presentasi program pelayanan kesehatan dengan sepeda motor di sana.” ujar wanita ber-usia 37 tahun ini.

Begitu pula dengan Markus Masan Bali, seorang petugas kesehatan di Kecamatan Solor Barat, Flores Timur. Ia mengaku, kehadiran YKUS memungkinkan pelayanan kesehatan di kampung-kampung bisa terjangkau. Dengan modal satu unit sepeda motor, Markus bergerak membantu mengantar orang-orang di Solor Barat untuk berobat. “Saya belajar dari sosok seorang anak muda seperti Mans yang punya semangat melayani,” ujarnya.

Sebelumnya untuk berobat ke pusat-pusat pelayanan kesehatan di kota, ongkos yang dikeluarkan jauh lebih tinggi dari biaya pengobatan. YKUS menjembatani persoalan masyarakat ini dengan ojek motor sebagai “ambulans”, menjadi penyelamat masyarakat dari ancaman maut.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*