Artikel Terbaru

Malaikat-Malaikat Tak Bersayap

Malaikat-Malaikat Tak Bersayap
1 (20%) 1 vote

Pun karya para suster FCJM (Franciscanae Cordis Jesu et Marie/Putri-Putri Fransiskan dari Hati Kudus Yesus dan Maria) di komunitas Pematangsiantar, Keuskupan Agung Medan dan di Jatibening, Keuskupan Agung Jakarta. Mereka juga mendampingi kaum difabel. Hasil kerja mereka pun mampu bersaing dengan hasil karya orang pada umumnya.

Selain itu, ada beberapa suster yang secara personal punya perhatian bagi kaum difabel, seperti para Suster Notre Dame (SND) di Jakarta. Ada empat suster SND di Jakarta, salah satunya Sr Theophila SND, yang ikut membantu pendampingan rohani bagi kaum difabel di Komunitas Efata, Rawamangun, Jakarta Timur. Dia juga mendampingi calon Komuni Pertama dan calon Krisma bagi orang berkebutuhan khusus dalam Kompak di Paroki Kramat, Jakarta Pusat.

Tak Putus Harapan
Syukur, Tuhan tak hanya mengirim seorang malaikat tak bersayap ke Kalkuta. Di Indonesia, banyak utusan-Nya yang melayani secara tersembunyi. Mereka datang, merawat, hadir dan menyembuhkan. Namun, syukur saja tak cukup tanpa terlibat nyata. Jika tenaga tak mampu didarmabaktikan, sumbangan pikiran, materi, terutama doa bisa menjadi opsi.

Pelayanan mereka butuh dana yang tak sedikit. Inilah kekayaan Gereja, yang mengikuti jejak Bunda Teresa. Para suster yang berjibaku di karya ini tak putus berdoa, Tuhan akan mengirimkan utusan-utusan-Nya menemukan Yesus dalam wajah-wajah kaum tersingkir. Sebab ada tertulis, “…ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku.” (Mat. 25:35-36).

Yanuari Marwanto
Laporan: R.B.E. Agung Nugroho, Yusti H. Wuarmanuk, Marchella A. Vieba, Wiliam Sondak (Manado)

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 3 Tanggal 17 Januari 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*