Artikel Terbaru

KPK St Lukas: Merasul Lewat Pelayanan Kesehatan

KPK St Lukas: Merasul Lewat Pelayanan Kesehatan
1 (20%) 1 vote

Awalnya, KPK St Lukas diharapkan bisa menjawab kebutuhan umat Katolik. Namun dalam prakteknya, mereka juga melayani masyarakat tanpa memandang agama dan suku.

Tahun pertama, KPK St Lukas turun ke paroki-paroki di Kevikepan Toraja. Mereka melakukan pelayanan kesehatan satu bulan sekali. Tahun kedua, mereka berkeliling dari satu stasi ke stasi lain, ke pelosok-pelosok di sekitar Toraja. Kegiatan ini diadakan rata-rata satu bulan sekali. Pelayanan KPK St Lukas biasanya diadakan pada Sabtu dan Minggu. Sebelum membuka pelayanan, diadakan Misa di gereja paroki atau stasi setempat. Usai Misa, pelayanan kesehatan dimulai dengan penyuluhan kesehatan, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan. KPK St Lukas menjalin kerjasama dengan umat gereja setempat dan Dinas Kesehatan. Pelayanan juga didukung donatur yang memberikan bantuan obat-obatan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Seiring waktu, karya pelayanan KPK St Lukas makin dikenal umat dan masyarakat. Beberapa kali dalam perayaan HUT Gereja atau pemberkatan Gereja, kelompok mengadakan pelayanan. Mereka pernah diundang di camping rohani OMK dan pembekalan kader Katolik. Mereka mengisi sesi mengenai peningkatan kesadaran hidup sehat. KPK juga pernah menggelar acara sunatan massal bekerja sama dengan paroki, dan membagi kacamata gratis.

Kini, anggota KPK St Lukas sekitar 14 dokter. Mereka merupakan dokter umum, dokter gigi, dan dokter spesialis. Selain dokter, bidan dan paramedis juga ikut terlibat dalam kelompok ini. Dalam setiap pelayanan KPK biasanya membawa enam sampai sepuluh dokter. Ada juga relawan yang dilibatkan, yang biasanya berasal dari paroki atau stasi tempat KPK St Lukas membuka pelayanan.

Mereka juga melibatkan kaum muda dan ibu-ibu WKRI yang membantu di bagian pendaftaran dan pengambilan obat. Anak- anak anggota KPK juga diajak untuk terlibat dalam pelayanan. “Ini agar mereka juga paham pelayanan yang kami lakukan. Kami bangun ruang kesadaran untuk melatih mereka supaya mau berbagi dengan orang lain, ujar dokter Tjandra. Selain penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan, anggota KPK St Lukas juga mengadakan kegiatan rekoleksi dan rekreasi bersama.

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*