Artikel Terbaru

St Marie Hermina Grivot FMM (1866-1900): Miskin Materi, Kaya Spirit Pelayanan

St Marie Hermina Grivot FMM (1866-1900): Miskin Materi, Kaya Spirit Pelayanan
1 (20%) 1 vote

Karena kesehatannya itu pula, pimpinan FMM memberikan tugas kepada Sr Marie untuk mengurus keperluan rumah tangga di Biara Les Châteletsm. Di tangannya, urusan rumah tangga biara menjadi rapi dan keuangan biara pun selalu cukup. Para suster yunior juga kerap ia beri motivasi tentang spiritualitas FMM. Ia menjadi ibu yang penuh kasih sayang.

Perkembangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Superior FMM. Sr Marie lalu ditugaskan merawat orang sakit di Marseilles, Perancis. Di sini, ia bekerja dari pagi hingga malam tanpa henti. Ketulusan hatinya dan keramahannya menjadi obat mujarab bagi orang-orang sakit. Di tempat tugasnya yang baru, kesehatannya berangsur pulih. Tubuhnya yang dulu kurus, berubah menjadi gemuk. Wajahnya juga lebih segar.

Martir di Tiongkok
Tahun 1890, Missions Etrangères de Paris (MEP) yang bermisi di Asia meminta bantuan para suster FMM. Superior pun mengusulkan enam nama, dan Sr Marie. Tahun 1898, Sr Marie bersama enam koleganya datang ke Tiongkok. Sr Marie dan rekan-rekannya langsung ditugaskan di Rumah Sakit Taiyuanfu. Mereka secara sukarela merawat para pasien korban kekerasan Boxer. Sambil merawat, para suster mulai mengenalkan iman Katolik kepada para pasien. Setahun pertama, aksi mereka ini berjalan mulus. Namun memasuki tahun kedua, tentara Boxer mulai mengendus karya para Suster FMM.

Tahun 1900, tentara Boxer menduduki Taiyuanfu dan menangkap Sr Marie beserta tiga koleganya. Mereka kemudian menuduh Sr Marie yang dianggap sebagai dalang dari pelayanan dan penyebaran agama Katolik di Taiyuanfu. Ia dibunuh dengan cara dipenggal kepalanya. Sebelum dibunuh, ia mengajak rekan-rekannya berdoa Rosario. Di akhir doa, Sr Marie mengatakan kepada rekan-rekannya, “Kristus berada di pihak kita, apa yang harus kita takuti?”

Sr Marie wafat pada 9 Juli 1900 di Taiyuanfu. Pada 3 Januari 1943, Paus Pius XII (1876-1958) menggelarinya Venerabilis. Paus yang sama membeatifikasinya pada 24 November 1946. Selanjutnya, Beata Marie Hermine Grivot FMM digelari kudus oleh Bapa Suci Yohanes Paulus II (1920-2005) pada 1 Oktober 2000. Misa Kanonisasinya digelar di Lapangan St Petrus Vatikan. Santa Marie dikenang sebagai Martir Tiongkok, korban kekerasan Boxer. Kenangan akan kemartirannya diperingati setiap 9 Juli.

Yusti H.Wuarmanuk

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 52 Tanggal 25 Desember 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*