Artikel Terbaru

Justin Avemaria Coupertino Umbu: Dia Diciptakan oleh Fotografi

Justin Avemaria Coupertino Umbu: Dia Diciptakan oleh Fotografi
2 (40%) 1 vote

Aspek Kemanusiaan
Umbu yakin, baik bangunan maupun fotografi, tak menafikan aspek human interest. Lebih-lebih dalam dunia fotografi, human interest adalah jepretan yang mampu menggugah para penikmat foto. Maka dalam meniti karier fotografer, Umbu sangat menggilai human interest. Ia kerap nongkrong di pasar untuk memotret kegiatan dan eskpresi orang-orang pasar. Di pasar orang tampil apa adanya.

Umbu juga suka memotret prosesi pemakaman. Ia tak mau melewatkan saat peti dan jenazah diturunkan ke liang lahat. “Itu momen yang menggungah kesadaran saya sebagai manusia,” katanya. Atau, momen di mana seorang laki-laki dan perempuan mengikat janji suci. Di situ ia merasakan dirinya adalah saksi mempelai. “Saya punya ribuan foto human interest. Foto-foto itu tidak saya jual. Kalau ada yang datang meminta bantuan untuk dibuatkan kalender, saya berikan.”

Selama lebih dari 20 tahun menggeluti dunia fotografi, Umbu sampai pada kesadaran bahwa sebetulnya dialah yang dibentuk oleh fotografi. Kegiatan mengabadikan peristiwa tertentu dengan kamera adalah cara ia merayakan kehidupan. “Maka fotografi adalah cara saya berada. Cara di mana saya melihat terang-gelap, mempertimbangkan lembut kerasnya cahaya, merekam hujan, bulan, bintang, dan mengukur komposisi.”

Justin Avemaria Coupertino Umbu
TTL:
Sumba, 18 September 1975
Pendidikan:
• SMA Syuradikara Ende, Flores, NTT
• Fakultas Arsitektur Universitas Parahyang an Bandung, Jawa Barat

Buku:
• Ziarah Arsitektur Katedral Bandung (2000)
• Design (2012)
• Pesona 101 Pohon di Tahura (2016)

Film Dokumenter:
• Dua Cerita Pembangunan (Yogyakarta, 1992)
• Cerita dari Desa Mekarwangi (Departemen Pertanian, 2014)

Stefanus P. Elu

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 52 Tanggal 25 Desember 2016

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*