Artikel Terbaru

Damiana Dotty Widowati: Lakukan Bagianmu, Tuhan Menyempurnakan

Damiana Dotty Widowati: Lakukan Bagianmu, Tuhan Menyempurnakan
1 (20%) 1 vote

Ia mengikuti akuarobik tiga kali seminggu demi memperbaiki otot-otot yang cedera. “Saya rela datang pagi, seminggu tiga kali sebelum ke kantor. Waktu itu, saya bekerja di divisi kreatif,” kenang anak kedua dari tiga bersaudara ini.

Kondisi Dotty berangsur pulih. Setahun berselang, instruktur akuarobiknya menawarkan Dotty menjadi asisten dan manajer. Ia terima tawaran itu. Dotty merasakan manfaat olahraga ini dan ingin mensosialisasikan. “Banyak orang belum tahu akuarobik.” Sebelum terjun sebagai asisten, bahkan instruktur akuarobik, Dotty mengikuti kursus dasar
selama satu bulan di Singapura.

Serahkan Diri
Akuarobik menjadi dunianya. “Saya kecebur menjadi coach. Padahal sebelumnya, selama 15 tahun saya adalah produser,” ujar pemegang sertifikat instruktur internasional akuarobik ini.

Pengalaman awal menjadi instruktur akuarobik masih lekat dalam ingatan Dotty. Kala itu, seorang perempuan dan suaminya datang kepada Dotty. Perempuan itu tak bisa berjalan. “Mati Gue! Kenapa ini mesti ke Gue? Itu pikiran awal yang muncul. Tapi saya berpikir, kalau memang ini harus menjadi jalan saya, saya yakin Tuhan bantu saya. Murid saya adalah guru saya juga,” kenangnya.

Delapan kali mengikuti akuarobik, perempuan itu perlahan bisa berjalan. “Saya merasa semakin punya komitmen dengan apa yang saya pilih. Saya yakin bila ini bukan jalan dari Dia, saya tidak akan ditunjukkan jalan,” tandasnya.

Berbagai pengalaman selama menjadi instruktur akuarobik dengan beragam murid yang mempunyai keluhan masing-masing, turut menguatkan komitmen Dotty untuk menekuni olahraga ini. “Dia seolah berujar, ‘I will take care of you. Do your job, I do My job’. Saya serahkan diri saya,” tutur perempuan kelahiran Jakarta, 15 Maret 1966 ini.

Dotty berharap akuarobik kian dikenal banyak orang. Menurutnya, olahraga ini aman bagi siapapun, menyehatkan, dan beberapa kasus cedera bisa diperbaiki dengan olahraga ini. Salah satu cara mensosialisasikan akuarobik, ia mengadakan aquathon atau marathon air internasional di Jakarta. Bersama Water Exercise Therapy (WET), klub akuarobik yang didirikannya, Dotty menggelar “3 Jam bersama Aquaton Dunia ke-4” di Jakarta, pertengahan November lalu. Pada 2015, WET juga menjadi tuan rumah Aquaton Dunia ke-3.

Seorang murid Dotty, Hermien Kleden mengungkapkan, akuarobik merupakan olahraga penyembuhan, bisa membangunkan, dan memperkuat otot. “Syaratnya harus terus berlatih secara rutin.”

Dotty bersama beberapa peserta “3 Jam bersama Aquaton Dunia ke-4” [HIDUP/Maria Pertiwi]
Dotty bersama beberapa peserta “3 Jam bersama Aquaton Dunia ke-4”
[HIDUP/Maria Pertiwi]

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*