Artikel Terbaru

Romo Hadrianus Tedjoworo OSC: Menangkap Imaji di Meja Operasi

Romo Hadrianus Tedjoworo OSC: Menangkap Imaji di Meja Operasi
1 (20%) 1 vote

Dari hasil penelitian, Romo Tedjo menemukan bahwa ada 17 imaji yang dihayati umat dalam hidup menggereja. Imaji pertama adalah keluarga gerejani. “Orang datang dan pulang dari gereja sebagai sebuah keluarga. Umat berkumpul di Lingkungan bukan pertama-tama karena ajaran Gereja, tetapi digerakkan rasa kekeluargaaan,” ujar Romo Tedjo. Hasil penelitian ini kemudian ia bukukan dengan mengambil imaji pertama sebagai judul, “Keluarga Gerejani: A Catechetical Exploration Of Church-Images among Catholics in Java”.

Foto Ibu
Di tengah keluarga pun Romo Tedjo punya imaji sangat mendalam, terutama dengan sang ibu. Ada dua foto yang merepresentasikan imaji yang ia maksud. Foto pertama adalah foto dia sedang berpelukan dengan ibunya. “Waktu itu saya sudah jadi imam dan sedang berlibur ke rumah. Foto itu diambil oleh kakak saya,” ujar putra ketujuh dari delapan bersaudara ini.

Foto kedua adalah sebuah jepretan yang diabadikan salah satu kakaknya saat ia datang mengunjungi ibunya yang sedang sakit di rumah sakit. Ibunya menderita sakit jantung. Ketika tiba di rumah sakit, ia mengambil tangan ibunya dan ditempelkan di dada. Sambil memandang sang ibu, ia mengatakan, “Rasakan jantung saya, Bu, sama seperti jantung Ibu. Dokter bilang jantung Ibu bagus.” Sang ibunda meninggal pada 2013.

Romo yang hobi fotografi ini mengakui, dalam perjalanan hidup ada banyak imaji. Imaji-imaji tersebut dihadirkan Tuhan untuk ditangkap, diresapi dalam hati, dan dibagikan kepada orang lain. Layaknya seorang fotografer yang harus berlatih selama bertahun-tahun untuk menangkap momen-momen spesial dan menjepretnya, demikianpun manusia harus mengasah hati supaya peka pada imaji-imaji yang dihadirkan Tuhan dalam keseharian. “Sebab beriman bukan soal seberapa jauh memahami magisterium Gereja, melainkan melihat, mendengar, merasakan, dan merekam imaji-imaji kehadiran Allah dalam pengalaman yang paling konkret,” imbuh Romo Tedjo.

Stefanus P. Elu

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 2 Tanggal 8 Januari 2017

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*