Artikel Terbaru

Komunitas Florentina: Cahaya Kesehatan dari Kota Dawet

Komunitas Florentina: Cahaya Kesehatan dari Kota Dawet
1 (20%) 1 vote

Gotong royong dan saling mendukung semakin tampak dalam setiap kegiatan yang dilakukan Fiorentina. Untuk membuat suatu event mereka membiayainya secara swadaya. Setiap anggota menyumbang dengan ikhlas dan sepenuh hati. “Sudah menjadi kebiasaan kami, jika ada anggota yang mendapat rezeki lebih juga akan menyumbang lebih,” tambahnya.

Komunitas Florentina juga selalu melibatkan diri dengan aktivitas yang dilakukan pihak atau kelompok lain. Tujuannya, untuk mencegah munculnya gejala eksklusifitas kelompok. Anggota Florentina banyak terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, entah kegiatan gereja maupun kegiatan kemasyarakatan.

Contohnya, para anggota menjadi Tim Medis dalam bencana longsor Banjarnegara beberapa waktu lalu. Selain itu, anggota Florentina membantu bakti sosial pengobatan gratis yang dilakukan paroki dan lembaga pengobatan lain.

Meski anggota Florentina kerap terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, mereka tidak pernah mengibarkan bendera komunitas. Hal itu diakui oleh Suhartono. Ia mengatakan sejauh ini keterlibatan mereka dalam kegiatan sosial tidak menggunakan simbol komunitas. Menurut dia yang paling utama adalah semangat pelayanan. Itulah tujuan komunitas, menyalakan semangat untuk melayani sesama bukan memamerkan Florentina.

Kehidupan komunitas ini tidak berjalan tanpa hambatan. Lingkupnya yang sebatas pada satu rumah sakit kadang menimbulkan kejenuhan. Belum lagi kesulitan untuk mencari pengurus yang sungguh-sungguh bersedia menghidupkan komunitas. Tak heran Florentina sempat vakum beberapa waktu sebelum bangkit kembali sejak awal 2014.

Kini para pengurus dan anggota Komunitas Florentina berikhtiar untuk mengembangkan jaringan dengan merangkul karyawan Katolik di lembaga kesehatan lain. Muncul pertimbangan untuk menjalin komunikasi dengan komunitas sejenis di daerah lain. Dengan semakin mampu menjadi sarana peneguhan semangat pelayanan anggotanya sekaligus mampu menebar berkat bagi sesama.

Vst. Asmodiwongso

Sumber Tulisan: Majalah HIDUP Edisi 52 Tanggal 27 Desember 2015

KOMENTAR ANDA:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*